Liputan6.com, Jakarta - BRI Super League 2026/2027 menghadirkan lebih banyak aksi pemain naturalisasi yang juga langganan Timnas Indonesia di era John Herdman. Arus kedatangan bintang keturunan ke klub-klub peserta makin terasa menjelang sepak mula musim baru.
Fenomena migrasi pesepak bola keturunan ke kompetisi domestik sejatinya sudah jamak terjadi sejak puluhan tahun lalu. Namun, untuk generasi terbaru, pergerakan itu kembali menguat dan kian menonjol jelang kampanye 2026/2027.
Di peta kekuatan musim ini, Persib Bandung menonjol sebagai klub dengan komposisi amunisi keturunan terbanyak, sementara Persija Jakarta memilih mempertahankan kuartet pemain naturalisasi dari musim sebelumnya.

Persib Bandung menjadi tim paling aktif menambah kekuatan dari jalur pemain keturunan. Dua rekrutan anyar berstatus naturalisasi adalah Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen. Sandy terakhir berkarier di kasta tertinggi Liga Thailand bersama Buriram United, sedangkan Ragnar sebelumnya memperkuat FCV Dender di Belgia.
Kehadiran keduanya melengkapi daftar amunisi keturunan di skuad Maung Bandung untuk BRI Super League 2026/2027. Dengan tambahan tersebut, Persib kini memiliki lima pemain berdarah Indonesia untuk menatap musim baru. Klub peraih tiga gelar juara secara beruntun itu mempertegas kedalaman skuadnya di setiap lini.
Tiga nama lain yang sudah lebih dulu menghuni skuad ialah Thom Haye, Eliano Reijnders, dan Dion Marx. Di luar lima pemain keturunan tersebut, Persib juga memiliki Marc Klok yang berstatus naturalisasi meskipun bukan keturunan Indonesia.
Berbeda dengan Persib, Persija Jakarta belum menambah pemain naturalisasi baru untuk musim 2026/2027. Macan Kemayoran fokus mempertahankan empat nama dari musim sebelumnya: Jordi Amat, Mauro Zijlstra, Shayne Pattynama, dan Cyrus Margono. Tiga nama yang disebut paling akhir bergabung pada pertengahan musim lalu.
Selain Persija, Bali United juga menyiapkan kekuatan dari sektor pemain keturunan. Serdadu Tridatu diperkuat Jens Raven dan Tim Geypens, dengan Tim Geypens berstatus pendatang baru pada bursa kali ini. Penambahan ini menambah opsi di area vital tim untuk kompetisi yang padat.
Dewa United turut mengandalkan dua amunisi muda dari generasi yang sama: Ivar Jenner dan Rafael Struick. Keduanya sudah lebih dulu bergabung sejak musim lalu, sehingga adaptasi dan kontinuitas permainan menjadi modal tim Tangsel tersebut untuk menghadapi BRI Super League 2026/2027.