1.012 Atlet Bersaing di Kejurkab dan Bupati Open Lamongan 2026
Titis Jati Permata August 12, 2026 03:32 PM

 

SURYA.co.id, LAMONGAN – Persaingan memperebutkan gelar juara Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) dan Bupati Open Bulutangkis 2026 Lamongan semakin sengit.

Turnamen yang diikuti lebih dari seribu peserta itu kini memasuki dua hari terakhir sebelum ditutup pada Jumat (14/8/2026).

Sebanyak 1.012 peserta ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung di Lamongan Sport Center tersebut.

Mereka tidak hanya berasal dari Lamongan, tetapi juga sejumlah daerah di Jawa Timur hingga luar provinsi.

Beberapa di antaranya datang dari Surabaya, Banyuwangi, Solo, Yogyakarta, Klaten, serta daerah lainnya.

38 Nomor Dipertandingkan

Turnamen yang dibuka Bupati Lamongan Yuhronur Efendi pada Kamis (6/8/2026) itu mempertandingkan total 38 nomor.

Sebanyak 18 nomor masuk kategori Kejurkab, sedangkan 20 nomor lainnya dipertandingkan dalam kategori Bupati Open.

Baca juga: 38 Pramuka Lamongan Berangkat ke Jamnas XII, Bawa Misi Ketahanan Pangan

Selain menjadi ajang adu kemampuan, kompetisi tersebut juga menawarkan total hadiah mencapai Rp115 juta.

Memasuki fase akhir, atlet yang masih bertahan harus menjaga konsistensi permainan. Setiap pertandingan menjadi penentu untuk melangkah ke babak berikutnya sekaligus membuka peluang membawa pulang gelar juara.

Diikuti Atlet dari Luar Lamongan

Besarnya jumlah peserta membuat Kejurkab dan Bupati Open 2026 menjadi salah satu agenda penting dalam kalender bulutangkis Lamongan.

Kehadiran atlet dari berbagai daerah juga membuat persaingan semakin kompetitif. Para pemain Lamongan mendapat kesempatan mengukur kemampuan dengan atlet dari luar daerah dalam atmosfer pertandingan yang lebih beragam.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan kompetisi tersebut tidak hanya berorientasi pada perebutan gelar juara.

Menurutnya, turnamen juga menjadi sarana untuk menemukan atlet-atlet potensial yang nantinya dapat dikembangkan melalui pembinaan berkelanjutan.

“Ini menjadi ajang pencarian bibit-bibit atlet berprestasi sekaligus silaturahmi bagi para atlet bulutangkis. Kompetisi seperti ini harus terus kami dorong agar lahir prestasi yang lebih besar,” tutur Yuhronur.

PBSI Fokus Jaring Bibit Atlet

Ketua PBSI Kabupaten Lamongan Dirham Akbar Aksara mengatakan penyelenggaraan turnamen menjadi bagian dari strategi pembinaan atlet di daerah.

Selain menjaring pemain potensial, kompetisi tersebut diharapkan membentuk karakter atlet melalui pengalaman bertanding secara langsung.

“Turnamen ini menjadi wadah pembinaan dan penjaringan bibit atlet berkualitas. Selain meningkatkan prestasi, kami ingin menanamkan sportivitas dan disiplin kepada para atlet,” jelas Dirham.

Menurutnya, pengalaman bertanding sejak usia dini penting untuk membangun mental sekaligus kemampuan atlet ketika menghadapi kompetisi dengan level yang lebih tinggi.

Jaga Fokus Hingga Laga Terakhir

Dengan kompetisi memasuki dua hari terakhir, perhatian kini tertuju pada pertandingan-pertandingan penentuan.

Para atlet yang masih bertanding dituntut menjaga fokus hingga laga terakhir.

Selain mengejar prestasi, fase akhir turnamen juga menjadi kesempatan bagi pemain untuk menunjukkan hasil pembinaan yang selama ini mereka jalani.

Kejurkab dan Bupati Open Bulutangkis 2026 dijadwalkan berakhir pada Jumat (14/8/2026), setelah berlangsung selama sembilan hari di Lamongan Sport Center.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.