Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CILODONG - Siswi kelas X SMAN 1 Depok, Fakhira Zelda Maharani (15), berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan keluar sebagai juara pertama pada Penganugerahan Duta Muda BPJS Kesehatan Cabang Depok 2026.
Prestasi membanggakan tersebut diraih Fakhira usai mengalahkan kakak kelasnya sendiri, Syavira Zhanata (16), yang harus puas menempati posisi juara kedua.
Mengungkapkan rasa syukurnya, Fakhira mengaku sangat gembira dapat melewati seluruh rangkaian seleksi yang panjang hingga berhasil berdiri di panggung kemenangan.
Baca juga: Bangga! Remaja Depok, Arashel Situmeang Jadi The Winner Duta Anak Indonesia 2026
"Seru banget, masyaAllah, terima kasih atas penghargaan yang sangat baik ini serta kesempatan yang diberikan oleh Duta Muda dan BPJS Kesehatan Kota Depok," ujar Fakhira, Rabu (12/8/2026).
Perjalanan meraih gelar tersebut diawalinya dengan proses kreatif pembuatan video edukasi hingga harus sabar menantikan masa seleksi dari panitia.
Memasuki peran barunya sebagai figur edukator muda, Fakhira berkomitmen untuk memaksimalkan kekuatan platform digital guna memperluas jangkauan pesan sosialisasi program kesehatan.
"Pastinya kami akan memanfaatkan digitalisasi karena jumlah viewers akan mempengaruhi bagaimana mata dunia melihat kita, serta berjuang agar masyarakat bisa mengetahui dan memanfaatkan JKN," tegasnya.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Depok, Livendri Irvarizal, mengungkapkan bahwa penentuan pemenang didasarkan pada sejumlah kriteria khusus, termasuk capaian viewers pada konten yang dibuat peserta.
"Harapannya Duta Muda ini bisa menjadi edukator nanti kepada peserta JKN maupun masyarakat luas, mulai dari keluarganya sendiri, lingkungan sekitar, hingga masyarakat luas," tuturnya.
Kehadiran para duta muda ini difokuskan untuk menyebarkan informasi seluas-luasnya agar masyarakat paham akan hak serta kewajibannya sebelum membutuhkan pelayanan medis di fasilitas kesehatan.
Ke depan, para pemenang diamanahkan untuk terus memproduksi konten edukatif yang menekankan pentingnya menjaga status kepesertaan JKN agar tetap aktif.
"Hal yang paling penting adalah mengedukasi masyarakat untuk menjaga keaktifan kepesertaan JKN ini melalui pendaftaran dan pembayaran iuran," tambahnya.
Livendri juga membeberkan tantangan pelayanan saat ini, di mana pemanfaatan fasilitas kesehatan secara nasional telah melonjak hingga mencapai 1,9 juta akses setiap harinya.
Melalui edukasi digital yang diusung Fakhira, BPJS Kesehatan Cabang Depok optimistis masyarakat semakin memahami alur pelayanan medis tanpa perlu bingung saat membutuhkan penanganan kesehatan. (m38)