Pencarian Hari Ketiga Nelayan Hilang di Perairan Pangandaran Masih Nihil
ferri amiril August 12, 2026 04:35 PM

 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna


TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Tim SAR gabungan masih terus mencari Suprianto (40), nelayan yang berprofesi sebagai tekong dan hilang setelah perahu yang ditumpanginya terbalik dihantam gelombang tinggi di perairan Pantai Barat Pangandaran, Jawa Barat.

Memasuki hari ketiga pencarian, Rabu (12/8/2026) hingga siang, keberadaan Suprianto belum ditemukan.

Korpos SAR Pangandaran, Edwin Purnama, mengatakan, pencarian masih dilakukan dengan menyisir kawasan pesisir dan perairan di sekitar lokasi kejadian.

"Upaya pencarian pada hari ketiga ini terus dilakukan. Tapi, sampai siang ini masih nihil," ujar Edwin dihubungi Tribun melalui WhatsApp, Rabu (12/8/2026) siang.

Menurutnya, tim SAR masih mempertimbangkan kondisi perairan sebelum melakukan penyelaman. Gelombang tinggi menjadi kendala utama dalam pencarian bawah air.

Baca juga: Tim SAR Perluas Radius Pencarian Nelayan Hilang di Pantai Barat Pangandaran

"Untuk penyelaman kita masih melihat situasi dan kondisi perairan," katanya.

Ia menyebut, berdasarkan informasi BMKG, kondisi gelombang di perairan Pangandaran masih cukup tinggi sehingga penyelaman belum memungkinkan dilakukan.

"Tapi, jika situasi dan kondisi memungkinkan kita akan lakukan penyelaman," ucap Edwin.

Sebelumnya, perahu nelayan yang ditumpangi tujuh orang mengalami kecelakaan laut setelah dihantam gelombang tinggi di perairan Pantai Barat Pangandaran, Senin (10/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Dari tujuh nelayan tersebut, enam orang berhasil menyelamatkan diri dengan berenang menuju bibir pantai. Sementara Suprianto hingga kini masih dalam pencarian.

Suprianto merupakan warga Dusun Bojongsari RT 01/RW 01, Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.