Penyebab tujuh tentara Amerika Serikat tewas dalam insiden baku hantam di atas kapal induk USS Abraham Lincoln mulai terungkap.
Bentrokan tersebut diduga dipicu keresahan awak kapal akibat lamanya masa penugasan dalam misi militer AS.
Menurut laporan media Iran pada Rabu (12/8), bentrokan terjadi ketika keresahan awak kapal meningkat akibat masa pengerahan yang panjang.
Insiden bermula saat penasihat Kepala Komando Pusat AS, Brad Cooper, naik ke kapal untuk menangani berbagai keluhan awak.
Keluhan tersebut muncul setelah keluarga para awak memprotes lamanya masa penugasan mereka.
Kehadiran penasihat tersebut dilaporkan mendapat sorakan, ejekan, hingga lemparan botol air dari sejumlah awak kapal.
Situasi kemudian memanas dan berkembang menjadi perkelahian yang melibatkan pisau serta senjata tajam lainnya.
USS Abraham Lincoln disebut telah dikerahkan selama 263 hari dan kini beroperasi di Samudra Hindia.
Kapal induk tersebut menjalankan misi yang disebut berkaitan dengan pemberlakuan blokade laut terhadap Iran.
Kapal tersebut juga dilaporkan menghabiskan 208 hari berturut-turut di laut, menjadikannya salah satu masa pengerahan terlama kapal induk AS di era modern.