Risiko Cedera di Lapangan Cor jadi Sorotan Turnamen Futsal Mahakam Ulu
Budi Susilo August 13, 2026 12:08 AM

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Penggunaan Lapangan Tribun Ujoh Bilang yang permukaannya masih berupa cor atau semen keras menjadi sorotan dalam pelaksanaan Turnamen Futsal HUT ke-81 RI di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), karena berisiko meningkatkan potensi cedera pemain.

Lapangan yang selama ini digunakan untuk kegiatan seremonial tersebut dipilih sebagai lokasi pertandingan lantaran Mahulu belum memiliki fasilitas olahraga yang memadai.

Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) mengakui penggunaan lapangan cor di Lapangan Tribun Ujoh Bilang sebagai lokasi pertandingan futsal dilakukan menyesuaikan kondisi fasilitas dan anggaran yang tersedia.

Wakil Bupati Mahulu Suhuk mengatakan, lapangan tersebut menjadi salah satu fasilitas umum yang saat ini dapat digunakan untuk memusatkan rangkaian kegiatan, termasuk mendukung aktivitas pelaku UMKM saat perayaan HUT RI.

Baca juga: Wabup Mahakam Ulu Buka Turnamen Futsal dan Dorong Pemberdayaan UMKM Lokal

“Setelah satu atau dua pertandingan, kita akan melihat perkembangannya. Kalau risiko bermain di lapangan cor terlalu besar, kami akan berkoordinasi dengan kepolisian, KONI dan pihak terkait untuk mempertimbangkan pemindahan lokasi,” kata Suhuk, Rabu (12/8/2026).

Ia menegaskan, kondisi permukaan semen keras menjadi perhatian karena lapangan tersebut sejatinya tidak diperuntukkan khusus sebagai arena olahraga.

Pemkab Mahulu juga mempertimbangkan dampak pemindahan lokasi terhadap mobilitas penonton apabila pertandingan nantinya dialihkan ke lapangan futsal.

Menurut Suhuk, pemusatan kegiatan di Lapangan Tribun Ujoh Bilang diharapkan dapat meningkatkan keramaian sekaligus memberikan ruang bagi UMKM dan pedagang lokal untuk menggerakkan perekonomian.

Ketua KONI Mahulu Yessi Christianto menyebut evaluasi diperlukan untuk memastikan keselamatan para pemain, terutama karena pertandingan berlangsung di atas permukaan semen.

“Ini sudah sesuai jadwal awal, makanya kita lanjutkan untuk satu hari ini. Berikutnya mungkin kita akan pindah ke lapangan futsal,” ujar Yessi.

Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap perlombaan cukup tinggi sehingga penyelenggara tetap berupaya menjaga kegiatan berjalan sembari mengevaluasi kondisi lapangan.

Ke depan, Pemkab Mahulu berharap dapat menggandeng lebih banyak mitra untuk menghadirkan fasilitas olahraga yang lebih memadai sehingga pelaksanaan pertandingan dapat berlangsung lebih aman dan optimal. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.