TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Bintuni Innovation Award 2026 sebagai wadah penjaringan dan penilaian berbagai inovasi daerah.
Pantauan TribunPapuaBarat.com, kegiatan perdana ini berlangsung selama empat hari, mulai Kamis (13/8/2026) hingga Minggu (16/8/2026), sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ketua Panitia, Rifaldhi Kwando, menjelaskan bahwa ajang ini merupakan langkah awal pemerintah daerah dalam menghimpun serta memberikan ruang bagi inovasi yang berkembang di Bintuni.
“Kami menyediakan 42 stand di Gedung GSG dan sejumlah stand di halaman untuk pameran inovasi,” ujarnya.
Peserta tidak hanya berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD), tetapi juga melibatkan mitra kerja, organisasi, dunia pendidikan, serta pelaku UMKM lokal.
Beberapa intansi/lembaga yang turut berpartisipasi antara lain BPS, Kantor Pertanahan, PWI, Dharma Wanita Persatuan (DWP), UMKM, serta institusi pendidikan.
Baca juga: Bappeda Teluk Bintuni Gencarkan Sosialisasi Innovation Award 2026 di Sekolah dan Kampus
Penjurian dan Tahapan
Rifaldhi menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar pameran, tetapi juga proses penjaringan dan penilaian inovasi.
Lima juri independen akan melakukan verifikasi mulai dari pendaftaran, penyampaian proposal, kerangka inovasi, hingga pengujian. Hasil penilaian dan pemenang akan diumumkan pada Oktober mendatang.
“Inovasi terbaik dari OPD, masyarakat, maupun dunia pendidikan akan ditindaklanjuti pemerintah daerah agar bisa diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik,” jelasnya.
Agenda Tahunan
Bintuni Innovation Award 2026 menjadi agenda perdana yang direncanakan berlangsung setiap tahun.
Untuk tahap awal, peserta masih dibatasi lingkup lokal Kabupaten Teluk Bintuni, meski ada pihak luar daerah yang menyatakan minat untuk ikut serta.
“Ke depan tidak menutup kemungkinan ajang ini dibuka lebih luas,” kata Rifaldhi.
Pantauan di lokasi, hingga Kamis siang, persiapan kegiatan disebut telah mencapai 98 persen.
Panitia mengimbau peserta dan pengunjung menjaga kebersihan serta fasilitas Gedung GSG, termasuk larangan merokok di dalam gedung, membuang sampah sembarangan, dan membawa benda berbahaya.
Melalui ajang ini, Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni berharap lahir semakin banyak inovasi dari pemerintahan, masyarakat, pendidikan, organisasi, maupun pelaku usaha lokal yang memberi manfaat nyata bagi pembangunan daerah.