Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Memasuki pertengahan Agustus 2026, sejumlah kegiatan pembangunan fisik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Rejang Lebong belum terlihat berjalan di lapangan.
Kondisi tersebut terjadi ketika pelaksanaan Tahun Anggaran (TA) 2026 telah melewati pertengahan tahun.
Sejumlah pembangunan infrastruktur seperti peningkatan jalan, pembangunan drainase dan pekerjaan fisik lainnya menjadi program yang ditunggu masyarakat karena berkaitan langsung dengan kondisi fasilitas umum di sejumlah wilayah Kabupaten Rejang Lebong.
Kegiatan yang Masuk Proses Lelang Masih Terbatas
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Rejang Lebong, Zerly, mengatakan hingga saat ini jumlah kegiatan yang telah masuk ke bagian PBJ untuk diproses melalui mekanisme pengadaan masih terbatas.
Menurutnya, kegiatan yang telah masuk baru berasal dari Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rejang Lebong.
"Kalau yang sudah masuk baru dari Dinkes dan RSUD," kata Zerly saat dikonfirmasi TribunBengkulu.com pada Kamis (13/8/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan dari Dinkes saat ini masih berada dalam proses tender.
Sementara kegiatan yang berasal dari RSUD Rejang Lebong telah menyelesaikan proses pengadaan dan diperkirakan sudah mulai masuk tahap pelaksanaan pembangunan.
"Yang Dinkes masih proses, untuk yang dari RSUD sudah rampung," lanjutnya.
PUPR Belum Ajukan Kegiatan untuk Dilelang
Berbeda dengan Dinkes dan RSUD, hingga pertengahan Agustus 2026 belum ada kegiatan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rejang Lebong yang masuk ke Bagian PBJ untuk diproses lelang.
"Dari PUPR belum ada sejauh ini," singkatnya.
Kondisi tersebut membuat sejumlah program pembangunan infrastruktur yang menjadi kewenangan PUPR belum masuk pada tahap proses pengadaan di Bagian PBJ.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Rejang Lebong, Roni Saputra, mengatakan pihaknya masih melakukan proses persiapan sejumlah kegiatan.
"Saat ini masih proses. Insyaallah dalam waktu dekat sudah ada yang diproses lelang dan kegiatannya bisa berjalan," papar Roni.
Pembangunan Jalan Letjend Soeprapto Jadi Salah Satu Prioritas
Roni menyebut salah satu pekerjaan yang diupayakan segera masuk proses lelang adalah pembangunan jalan di kawasan Jalan Letjend Soeprapto, Talang Rimbo.
Menurutnya, pembangunan jalan tersebut diupayakan dapat segera dilaksanakan agar masyarakat dapat merasakan manfaat perbaikan infrastruktur tersebut.
Ia mengatakan kondisi jalan di kawasan perkotaan tersebut sudah cukup lama mengalami kerusakan sehingga membutuhkan penanganan.
PUPR Rejang Lebong, lanjutnya, berupaya mempercepat tahapan yang diperlukan agar pekerjaan fisik dapat segera dimulai setelah proses pengadaan selesai.
"Insyaallah secepatnya, kita upayakan secepatnya sudah berjalan, tahun ini Insyaallah," pungkasnya.
Dengan demikian, program pembangunan yang menggunakan APBD Kabupaten Rejang Lebong dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.