Kampung Zakat Bangunharja Ciamis Resmi Diluncurkan untuk Kemandirian Warga
ferri amiril August 13, 2026 08:20 PM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Kampung Zakat di Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, resmi diluncurkan pada Kamis (13/8/2026).

Program yang mengusung tema “Gerbang Surga” ini menjadi Kampung Zakat ke-14 di Kabupaten Ciamis. 

Namun, Pemerintah Desa Bangunharja menegaskan program tersebut tidak boleh berhenti sebatas acara peluncuran semata.

Kepala Desa Bangunharja, Carikin, mengatakan potensi zakat di desanya akan diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan.

“Kami ingin Kampung Zakat ini benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat, bukan hanya sekadar simbol atau kegiatan seremonial,” ujar Carikin.

Baca juga: Kodim 0613 Ciamis Siapkan 50 Personel untuk Kawal Paskibraka HUT ke-81 RI

Menurutnya, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Bangunharja telah menyiapkan sejumlah program yang diharapkan bisa dirasakan langsung masyarakat.

Di bidang pendidikan, UPZ berencana memberikan beasiswa bagi mahasiswa melalui kerja sama dengan perguruan tinggi.

Sementara di sektor kesehatan, pengelola zakat tengah mempersiapkan program peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Desa Bangunharja.

Carikin berharap keberadaan Kampung Zakat juga bisa meningkatkan kesadaran warga untuk menunaikan zakat.

Ia menilai partisipasi masyarakat, transparansi pengelolaan dan ketepatan sasaran menjadi tiga hal penting agar program tersebut bisa berjalan secara berkelanjutan.

Perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, Wahidin, mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Bangunharja dan pengelola UPZ.

Menurutnya, Kampung Zakat merupakan salah satu program unggulan Kementerian Agama yang dalam pelaksanaannya tetap harus mengikuti regulasi.

“Pembinaan, pengawasan dan pengelolaan yang baik menjadi bagian penting agar program ini dapat berjalan secara berkelanjutan,” kata Wahidin.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, Lili Miftah, juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Bangunharja serta para relawan yang telah ikut membangun Kampung Zakat.

Sementara itu, Bupati Ciamis melalui Asisten Daerah III Setda Ciamis, Wawan Ruhyat, mengatakan zakat memiliki peran penting bukan hanya dari sisi ibadah, tetapi juga sosial.

Ia mendorong agar dana zakat tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumtif warga, tetapi diarahkan menjadi bagian dari program pemberdayaan.

“Zakat jangan hanya dipandang sebagai bantuan konsumtif. Ke depan, zakat harus mampu menjadi bagian dari pemberdayaan masyarakat, pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan,” ujar Wawan.

Pemkab Ciamis pun mendorong agar Kampung Zakat dapat terus berkembang dan menjangkau desa-desa lainnya.

Sinergi antara BAZNAS, Kemenag, pemerintah desa, tokoh agama dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar pengelolaan zakat bisa berjalan optimal.

Dengan diluncurkannya Kampung Zakat Bangunharja, pekerjaan berikutnya justru berada pada tahap pelaksanaan.

Program “Gerbang Surga” tersebut akan dinilai bukan dari kemeriahannya saat diluncurkan, melainkan dari seberapa besar manfaat zakat dapat dirasakan masyarakat.

Terutama ketika bantuan yang diberikan mampu membuka akses pendidikan, meningkatkan kesehatan, mengurangi beban warga, hingga membuat penerima manfaat perlahan menjadi lebih mandiri.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.