Rektor Unsrat Prof Jamaluddin Semangati Mahasiswa Baru: Jangan Stop Kuliah Karena Masalah Biaya
Isvara Savitri August 13, 2026 08:22 PM

 

TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Univesitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PK2MB) tahun 2026.

Kegiatan pengenalan kampus bagi mahasiswa baru ini diikuti sedikitnya 5 ribu mahasiswa baru di 12 fakultas. 

PK2MB Unsrat berlangsung dua hari, Kamis dan Jumat, 13-14 Agustua 2026.

Hari pertama, pengenalan kampus dipusatkan di fakultas.

Hari kedua, dilaksanakan tingkat universitas di Auditorium Prof Soemitro Djojohadikusumo. 

Saat PK2MB hari pertama Rektor Unsrat, Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc berkeliling dari fakultas satu ke fakultas lainnya. 

Didampingi para wakil rektor, Prof Jamaluddin naik turun fakultas.

Di setiap fakultas, ia memberi sambutan kepada para mahasiswa baru.

Selain itu, Prof Jamaluddin memberi motivasi dan semangat kepada para mahasiswa.

Katanya, mahasiswa punya tugas utama belajar. 

REKTORAT UNSRAT - Plt Rektor Unsrat Manado Prof. Jamaluddin Jompa langsung bekerja di hari pertamanya memimpin, Rabu (5/8/2026). Ia menggelar rapat dengan para wakil rektor. Prof. Jamaluddin Jompa mendapatkan tujuh tugas dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi setelah resmi emban jabatan Plt Unsrat Manado.
REKTORAT UNSRAT - Plt Rektor Unsrat Manado Prof. Jamaluddin Jompa langsung bekerja di hari pertamanya memimpin, Rabu (5/8/2026). Ia menggelar rapat dengan para wakil rektor. Prof. Jamaluddin Jompa mendapatkan tujuh tugas dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi setelah resmi emban jabatan Plt Unsrat Manado. (Dok. Unsrat Manado)

"Kalian harus mampu menetapkan skala prioritas. Usahakan kuliah tepat waktu, lebih cepat sehingga bisa memberi dampak di luar kampus," kata sang guru besar. 

Pernyataan menarik disampaikan Prof Jamaluddin ketika menyapa mahasiswa baru di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK). 

Ia memotivasi mahasiswa agar kuliah sebaik-baiknya.

Katanya, semua mahasiswa Unsrat harus punya visi maju, inovatif dan kreatif. 

Ia memberikan penguatan kepada mahasiswa FPIK.

"Cita-cita ke depan, tidak boleh ada yang berhenti kuliah di tengah jalan. Ada masalah, kendala biaya misalnya, kita cari caranya solusinya. Kalau perlu kita patungan," kata Prof Jamaluddin yang didampingi Dekan FPIK, Dr Ir Ockstan J Kalesaran MSc dan para wakil rektor. 

Meskipun tren mahasiswa FPIK menurun, di sisi lain sektor kelautan menjadi prioritas pemerintah saat ini. 

Kepada mahasiswa baru FPIK, Prof Jamaluddin berpesan tetap semangat dan tidak berkecil hati. 

"Pemerintahan Presiden Prabowo menjadikan laut sebagai acuan pembangunan. Ekonomi biru, ketahanan pangan, energi masa depan ada di laut. Masa depan bangsa ada di tangan kalian," ujarnya. 

Terkait PK2MB, Prof Jamaluddin berharap bisa berlangsung humanis, tertib dan aman. 

Baca juga: Dosen Hukum Unsrat Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kecelakaan Drag Race Kotamobagu

Baca juga: 2 Pelaku Penganiayaan Pakai Sajam Kepada Korban di Tondano, Ditangkap Tim URC Polres Minahasa

"Kita pastikan seluruh mahasiswa Unsrat kuliahnya nyaman. Harus didukung komitmen seluruh dekan, para wakil hingga dosen," katanya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.