Jari Gadis 18 Tahun di Polman Bengkak Gegara Cincin, Minta Bantuan Damkar untuk Dilepas
Abd Rahman August 14, 2026 11:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Seorang remaja perempuan bernama Nur Jingga (18) mendatangi posko Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) untuk meminta pertolongan, Jumat (14/8/2026).

Jari remaja ini sudah lama membengkak lantaran cincin yang kekecilan tak dapat keluar dari jarinya.

Petugas lalu memberikan pertolongan dengan cara memotong cincin tersebut dengan gerinda.

Baca juga: Kejari Mamuju Masih Dalami Pemanggilan Aparat Desa Batu Makada Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa

Baca juga: Bidan di Sampang Lumuri Cabai Area Sensitif Wanita Diduga Selingkuhan Suaminya

Proses pemotongan cincin pada jari Nur Jingga berlangsung sekitar 10 menit di Posko Damkar, Desa Patampanua Kecamatan Matakali.

Meski sedikit merasakan sakit, namun pengalaman petugas menangani evakuasi cincin berlangsung cukup cepat.

“Jarinya sudah membengkak, sudah lama katanya seperti itu, kita evakuasi pemotongan dengan mesin,” kata kepala Damkar Polman, Imran.

Dia menyampaikan remaja tersebut sebelumnya mengenakan cincin yang pas-pasan.

Namun setelah berlangsung lama, Nur Jingga merasakan sakit pada jari karena cincin itu tak bisa dilepas.

Melihat petugas Damkar di sosial media sereng evakuasi cincin, akhirnya Nur Jingga mendatangi posko Damkar Polman.

“Dia datang seorang diri, karena sering lihat petugas evakuasi cincin, jadi dia datang ke sini,” ungkapnya.

Imran menambahkan pertolongan non kebakaran seperti evakuasi cincin ini sudah sering dikerjakan petugas.

Dia meminta kepada masyarakat agar tidak sungkan mendatangi posko Damkar meminta pertolongan jika alami hal serupa.

Serta warga dapat menghubungi nomor Damkar Polman jika menghadapi situasi yang membahana.

Adapun nomor kontak Damkar Polman yang aktif untuk pelaporan kejadian dapat menghubungi 042822113.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.