Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, tepatnya di Desa Cahaya Negeri, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit truk Hino warna hijau dengan nomor polisi BE 8915 AMO. Truk yang membawa sekitar 20 ton biji kopi kering itu diduga mengalami rem blong saat melintas.
Kasat Lantas Polres Rejang Lebong, Iptu Arief Abdullah, membenarkan kejadian tersebut. Akibat kecelakaan tersebut, dua pejalan kaki yang merupakan warga setempat mengalami luka dan mendapat perawatan medis. Sementara sebuah rumah warga mengalami kerusakan berat setelah ditabrak truk.
"Iya, semalam ada laka lantas. Mobil truk bermuatan kopi menabrak rumah warga,"sampai Kasat kepada TribunBengkulu.com pada Jumat (14/8/2026).
Truk Bermuatan 20 Ton Kopi Melaju dari Curup
Kasat Lantas menjelaskan, sebelum kecelakaan terjadi, truk Hino BE 8915 AMO melaju dari arah Kota Curup menuju Kota Lubuklinggau. Truk tersebut membawa muatan biji kopi kering dengan berat sekitar 20 ton.
Saat memasuki ruas jalan menurun sebelum tikungan, pengemudi mengaku kendaraan mengalami rem blong. Pengemudi kemudian membanting kemudi ke arah kiri untuk menghindari kecelakaan.
Namun, upaya tersebut membuat truk menabrak dinding bahu jalan sebelah kiri. Kendaraan kemudian terus bergerak hingga menabrak rumah warga yang berada di sisi jalan. Truk baru berhenti setelah bagian kiri badan kendaraan masuk ke area depan rumah warga.
"Pengemudi berinisiatif membanting kemudi ke kiri karena kendaraan mengalami rem blong. Kendaraan kemudian menabrak dinding bahu jalan dan terus melaju hingga menabrak rumah warga,"lanjut Kasat.
Dua Pejalan Kaki Luka
Saat truk menabrak rumah tersebut, terdapat dua pejalan kaki atau warga yang tengah berada di bagian depan rumah.
Kedua korban yakni Hasana (58) dan Zubaida (30) warga Desa Kepala Curup Kecamatan Binduriang.
Hasana mengalami luka lecet pada kaki kanan, kedua tangan, leher dan kening.
Sedangkan Zubaida mengalami luka lebam pada bagian belakang kepala.
Setelah kejadian, kedua korban dibawa warga ke Rumah Sakit Ar Bunda Lubuklinggau untuk mendapatkan pertolongan medis.
"Sementara pengemudi dan penumpang truk dilaporkan tidak mengalami luka,"papar Kasat.
Teras dan Warung Rumah Warga Rusak Berat
Selain menyebabkan dua orang luka, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan rumah milik Fatmawati (39), warga setempat mengalami kerusakan berat. Kerusakan terjadi pada bagian teras depan dan warung milik korban. Polisi memperkirakan kerugian material akibat kecelakaan tersebut mencapai sekitar Rp100 juta.
"Untuk rumah warga mengalami kerusakan berat,"lanjut Kasat.
Polisi Dalami Penyebab Kecelakaan
Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi menduga kecelakaan terjadi setelah truk mengalami rem blong saat melintasi jalan menurun.
Polisi masih melakukan penanganan dan pemeriksaan terhadap kecelakaan tersebut untuk memastikan penyebab pastinya.
"Diduga sementara lalai karena mobil truk Hino mengalami rem blong yang membuat pengemudi berinisiatif membanting kemudi ke kiri sehingga menabrak rumah warga dan pejalan kaki,"pungkas Kasat.