Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur Erupsi Jumat Sore, Tinggi Kolom Abu 500 Meter
Cristin Adal August 14, 2026 05:47 PM

 

TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA- Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyemburkan abu vulkanik setinggi kurang lebih 500 meter di atas puncak erupsi, Jumat (14/8/2026) sore.

Petugas Pos Pengamat Gunung Lewotobi Laki-laki mencatat waktu erupsi ini tepatnya pukul 16:32 WITA. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat dan barat laut. 

"Tinggi kolom letusan teramati ± 500 m di atas puncak (± 2084 m di atas permukaan laut). Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 14.8 mm dan durasi 142 detik,"dalam laporan Posmat Gunung Lewotobi Laki-laki di MAGMA Indonesia, Jumat sore.

Baca juga: Puncak Musim Kemaru 2026, BMKG Ingatkan Ancaman Kekeringan hingga Krisis Air Bersih di NTT

Posmat juga melaporakan pengamatan kegempaan periode 06:00-12:00 WITA terjadi 2 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 14.4-14.8 mm, dan lama gempa 88-139 detik.

Kemudian 1 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3.7 mm, dan lama gempa 32 detik. Terdeteksi 1 kali harmonik dengan amplitudo 7.4 mm, dan lama gempa 24 detik. Lalu 4 kali tremor non-harmonik dengan amplitudo 2.9-4.4 mm, dan lama gempa 68-107 detik. 

Dan 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 14.8 mm, S-P 10 detik dan lama gempa 32 detik.

Sementara untuk tingkat aktivitas gunung api yang memiliki ketinggian 1584 mdpl di Pulau Flores ini berada di Level Siaga atau III. Oleh karena masyarakat maupun pengunjung harus mematuhi larangan PVMBG untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 Km dari pusat erupsi.

Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur Erupsi Tujuh Kali dalam Sehari

Daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote, mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama.

Erupsi gunung lewotobi yang sering memuntahkan abu vulkanik akan membahyakan kesehatan masyarakat di sekitar. PVMBG menganjurkan masyarakat memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan. (Sumber: MAGMA Indonesia/PVMBG)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.