Kawasan Makam Bung Karno Blitar Dibuka 24 Jam Mulai 15 Agustus 2026, Pedagang Beri Respons Beragam
faridmukarrom August 14, 2026 05:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR – Kawasan wisata sejarah Makam Bung Karno (MBK) Kota Blitar akan mulai beroperasi selama 24 jam penuh untuk pengunjung mulai Sabtu (15/8/2026).

Kebijakan baru yang diterapkan Pemerintah Kota Blitar tersebut diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian para pelaku usaha di sekitar kawasan makam Proklamator RI.

Namun, menjelang penerapan kebijakan tersebut, para pedagang di kawasan Makam Bung Karno memberikan tanggapan yang beragam. Sebagian menyambut positif, sementara lainnya masih menunggu dampak nyata terhadap aktivitas perdagangan mereka.

Salah satu pedagang bunga tabur di kawasan Makam Bung Karno, Inti Barokah (53), mengaku belum bisa memastikan apakah pembukaan kawasan wisata selama 24 jam akan berdampak positif terhadap penjualannya.

Baca juga: Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia Naik pada 2026, Lampaui Target RPJMN 2029

Selama ini, Inti berjualan mulai pukul 08.00 WIB hingga sekitar pukul 14.30 WIB. Ia justru khawatir jika kebijakan baru tersebut membuat kunjungan peziarah yang biasanya datang pada pagi hingga sore hari menjadi berkurang.

"Sekarang, kondisi pengunjung sepi. Kalau buka 24 jam, apakah kondisinya ramai atau tambah sepi, kami belum tahu," kata Inti.

Pedagang asal Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar itu menegaskan dirinya tidak akan memperpanjang jam berjualan hingga malam hari.

"Kami jualan juga ngukur kekuatan tenaga, tidak mungkin sampai 24 jam. Meskipun buka 24 jam, saya tidak akan jualan malam. Jadi bagi saya tidak terlalu berpengaruh buka 24 jam atau tidak," ujarnya.

Pendapat serupa disampaikan Siti, pedagang suvenir yang berjualan di lorong antara Perpustakaan Proklamator Bung Karno dan kompleks makam.

Siti mengaku selama ini membuka kios sejak pukul 06.00 WIB hingga 14.00 WIB, dan hanya sesekali berjualan hingga sore saat hari libur.

Menurutnya, pembukaan kawasan Makam Bung Karno selama 24 jam belum tentu langsung berdampak pada peningkatan penjualan.

"Saya belum tahu apakah Makam Bung Karno dibuka 24 jam dapat meningkatkan penjualan atau tidak. Yang jelas, saya kalau malam tidak jualan. Karena malam waktu untuk keluarga dan istirahat," katanya.

Berbeda dengan pedagang lainnya, Mursito atau yang akrab disapa Mat Blangkon, pedagang di Pasar Suvenir sebelah utara Makam Bung Karno, menilai kebijakan tersebut merupakan langkah yang baik.

Menurutnya, pembukaan kawasan wisata selama 24 jam bisa membantu menghidupkan aktivitas ekonomi dan suasana malam di Kota Blitar, khususnya di sekitar kawasan Makam Bung Karno.

"Kebijakan itu merupakan upaya menghidupkan suasana malam di Kota Blitar, khususnya di kawasan Makam Bung Karno," katanya.

Meski demikian, Mat Blangkon mengingatkan bahwa kebijakan tersebut juga berpotensi menambah beban biaya operasional pedagang, terutama jika harus menambah tenaga kerja untuk menjaga kios pada malam hari.

"Sekarang daya beli masyarakat menurun, bagi pedagang kalau menambah biaya operasional rasanya berat," katanya.

"Dalam arti, kami harus keluar uang tambahan untuk bayar karyawan, terus kami juga belum tahu kondisi jualan apakah ramai atau tidak setelah buka 24 jam," lanjutnya.

Menurutnya, secara aturan pedagang memang tidak diwajibkan berjualan selama 24 jam. Namun, ketika kawasan wisata tetap ramai hingga malam, para pedagang tentu akan mempertimbangkan untuk menyesuaikan jam operasional mereka.

"Kalau kondisinya ramai, saya siap jualan malam. Selama ini, saya mulai buka pukul 07.30 WIB dan tutup pukul 17.00 WIB. Kalau masih ramai, kadang tutup sampai pukul 18.00 WIB," ujarnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Blitar, Rike Rochmawati, mengatakan kawasan Makam Bung Karno resmi dibuka selama 24 jam mulai 15 Agustus 2026.

Kebijakan tersebut bertepatan dengan momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

Selama ini, kawasan Makam Bung Karno melayani kunjungan mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Dengan diberlakukannya jam operasional baru, wisatawan maupun peziarah kini dapat mengunjungi makam Presiden pertama Republik Indonesia kapan saja selama 24 jam penuh.

Pemerintah Kota Blitar berharap kebijakan ini dapat memperkuat posisi Makam Bung Karno sebagai salah satu destinasi wisata sejarah dan religi unggulan di Jawa Timur sekaligus memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.

(Samsul Hadi/tribunmataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.