Pascakebakaran Hebat di Jagong Jeget, Mahasiswa IAIN Takengon Salurkan Bantuan Kemanusiaan
Mawaddatul Husna August 14, 2026 05:54 PM

Laporan Wartawan TribunGayo.com  Bustami | Bener Meriah

TRIBUNGAYO.COM, REDELONG - Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IAIN Takengon menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban bencana kebakaran di Kampung Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh pada Kamis (13/8/2026).

​Aksi sosial ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban setelah musibah kebakaran hebat menghanguskan sedikitnya 96 unit rumah warga pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

​Bantuan yang disalurkan merupakan hasil penggalangan dana dari masyarakat umum serta donasi internal mahasiswa PGMI IAIN Takengon. 

Adapun logistik yang diserahkan meliputi obat-obatan, perlengkapan sekolah, susu, popok bayi, pembalut, hingga perlengkapan mandi.

Kedatangan para mahasiswa di lokasi bencana disambut hangat dan haru oleh warga serta anak-anak penyintas kebakaran.

Di sela-sela penyerahan bantuan, tercipta keakraban antara mahasiswa dan warga setempat.

​Perwakilan mahasiswa PGMI IAIN Takengon, Mu'amar Chadavi, menyatakan bahwa aksi ini merupakan wujud empati nyata civitas akademika terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

"Bantuan ini memang tidak seberapa, namun kami berharap setidaknya dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak dan sedikit meringankan beban warga yang terdampak musibah kebakaran ini,” ujar Mu'amar.

​Melalui penyaluran bantuan langsung tersebut, diharapkan kebutuhan dasar para korban pascabencana dapat terpenuhi selama masa pemulihan.

96 Ruko Hangus Terbakar

Sebagai Informasi, kebakaran hebat menghanguskan sedikitnya 96 ruko kayu di Pasar Jagong Jeget, Kampung Jeget Ayu, Kabupaten Aceh Tengah pada Minggu (9/8/2026). 

Meski tidak ada korban jiwa, insiden ini mengakibatkan dua warga mengalami luka bakar dan berdampak pada 72 Kepala Keluarga (255 jiwa). 

Saat ini, para korban mengungsi di tenda darurat halaman Masjid Pancasila, termasuk kelompok rentan seperti 20 balita, tiga ibu hamil, dan satu penyandang disabilitas yang memerlukan penanganan khusus. (*)

Baca juga: SAKSI KATA: Kesaksian Zulfikar Ariga Saat Selamatkan Balita yang Terjebak Kebakaran di Jagong Jeget

Baca juga: Kisah Haru Zulfikar Tangkap Balita yang Dilempar dari Lantai Dua dalam Kebakaran di Jagong Jeget

Baca juga: Kesaksian Siswa SMA Selamatkan Balita dari Kepungan Api Kebakaran Pasar Jagong Jeget Aceh Tengah

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.