TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Warga yang melintas di jalan poros menuju Desa Bebatu, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara (Kaltara) kini harus lebih berhati-hati.
Sejumlah tiang listrik di sepanjang jalur tersebut tampak semakin miring dan berada dekat dengan badan jalan.
Kondisi itu menjadi perhatian warga lantaran tiang listrik tersebut berada di atas tanah gambut dan menopang jaringan listrik tegangan tinggi.
Terlebih, jalan poros tersebut merupakan akses yang cukup sering dilalui masyarakat untuk keluar masuk Desa Bebatu, baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Budi, salah seorang warga Desa Bebatu, mengatakan kondisi tiang listrik yang miring tersebut sudah berlangsung hampir empat bulan.
"Takut karena tiang listriknya banyak yang miring. Kalau dibiarkan terus bisa berbahaya, bisa menimpa pengendara yang lewat," ujar Budi kepada TribunKaltara.com, Jumat (14/8/2026).
Baca juga: Truk Sawit Hantam Tiang Listrik di Sembakung Atulai Nunukan, 2 Karyawan Meninggal di Tempat
Ia mengatakan, kemiringan sejumlah tiang bahkan terlihat semakin bertambah dari waktu ke waktu.
"Hampir kurang lebih empat bulan sudah miring. Malah semakin hari saya lihat semakin miring. Di bawahnya tanah gambut, baru ada drainase," katanya.
Menurutnya, posisi tiang yang berada di sisi jalan menjadi kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat.
Apalagi jaringan yang ditopang merupakan saluran listrik tegangan tinggi sehingga warga berharap kondisi tersebut segera mendapat perhatian.
"Kalau sampai rubuh lalu kena air, itu sangat berbahaya karena ini jaringan listrik tegangan tinggi," ujarnya.
Kekhawatiran serupa disampaikan Abdi, warga lainnya yang juga rutin melintasi jalan poros tersebut.
Ia berharap kondisi tiang listrik yang semakin miring tidak dibiarkan hingga akhirnya menimbulkan korban.
"Bahaya betul ini. Yang kami takutkan kalau nanti ada orang tertimpa tiang listrik," kata Abdi.
Menurutnya, masyarakat tidak ingin penanganan baru dilakukan setelah terjadi kecelakaan.
"Jangan tunggu ada korban baru diperbaiki. Kalau sampai terjadi sesuatu, siapa yang mau bertanggung jawab?" tegasnya.
Dari video yang diterima awak TribunKaltara.com, sejumlah tiang terlihat condong ke arah badan jalan.
Kondisi tanah gambut di sekitar tiang juga menjadi salah satu hal yang dikhawatirkan masyarakat karena dinilai dapat memengaruhi kestabilan tiang.
Warga berharap pihak PLN segera melakukan pemeriksaan di lokasi untuk memastikan kondisi tiang dan jaringan listrik yang berada di sepanjang jalur tersebut.
Mereka menilai pemeriksaan dan penanganan sejak awal penting dilakukan mengingat lokasi tiang berada berdekatan dengan akses utama masyarakat.
Hingga keluhan tersebut disampaikan warga, mereka masih menunggu adanya penanganan terhadap sejumlah tiang listrik yang dikhawatirkan semakin miring.
Warga berharap persoalan tersebut dapat segera ditindaklanjuti sehingga aktivitas masyarakat di jalan poros menuju Desa Bebatu tetap aman.
(*)
Penulis : Rismayanti