SURYA.CO.ID, PASURUAN - Bapenda Kabupaten Pasuruan memanjakan wajib pajak lewat layanan pembayaran non-tunai keliling dengan bonus minyak goreng.
Program layanan Molling Nona (Mobil Keliling Pembayaran Non Tunai Pakai QRIS) bonus minyak goreng gratis itu sukses memicu antusiasme warga yang rela datang di Alun-Alun Bangil.
Puluhan wajib pajak tampak berbondong-bondong memadati lokasi demi memanfaatkan kemudahan transaksi pajak daerah secara langsung pada Jumat (14/8/2026) pagi.
Baca juga: Polisi Ungkap Peran Tujuh Pelaku Kerusuhan dan Perusakan di Sukorejo Pasuruan
Kasubid Penetapan dan Pelaporan Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah Bapenda Kabupaten Pasuruan, Alfan Wahyudi mengatakan, Molling Nona merupakan bagian dari upaya jemput bola kepada masyarakat.
Menurutnya, pelayanan pembayaran pajak yang hadir lebih dekat dengan masyarakat diharapkan dapat membuat wajib pajak semakin mudah memenuhi kewajibannya sekaligus mendorong pembayaran tepat waktu.
“Ini upaya jemput bola sekaligus meningkatkan kesadaran wajib pajak agar tertib membayar pajak,” kata Alfan.
Inovasi digital ini makin semarak karena diselenggarakan bertepatan dengan momen Pekan Pembayaran QRIS Nasional.
Demi memanjakan masyarakat, Bapenda Kabupaten Pasuruan menggandeng Bank Jatim untuk menghadirkan promo spesial bagi para pembayar pajak non-tunai.
Selama program berlangsung, wajib pajak yang membayar PBB-P2, pajak daerah melalui mekanismenya berkesempatan mendapatkan hadiah berupa minyak goreng satu liter.
Alfan mengatakan, program itu mendapat respons positif dari masyarakat.
Daya tarik minyak goreng sebagai hadiah sederhana terbukti efektif memancing minat warga untuk segera merampungkan kewajiban pajaknya.
“Antusiasmenya sangat tinggi, apalagi ada bonus minyak goreng, masyarakat juga berharap program seperti ini bisa ditambah dan diperpanjang, tidak hanya selama Pekan QRIS,” ujarnya.
Melalui kemudahan transaksi yang dipadu dengan promo menarik itu, Bapenda optimistis kesadaran masyarakat membayar pajak secara rutin akan meningkat tajam.
Ujung dari tingginya kedisiplinan warga itu diyakini bakal bermuara pada penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan.
Kehadiran Molling Nona tidak sekadar menjadi sarana transaksi yang praktis bagi warga Bangil dan sekitarnya.
Layanan inovatif itu menjadi strategi ampuh pemerintah daerah dalam mengedukasi warga agar makin terbiasa berkontribusi pada daerah lewat transaksi digital.
Baca juga: Daftar 5 Kasus Kejahatan Bentrok 11 Agustus 2026 di Sukorejo, Hadang Pengendara hingga Serang Polsek
Dampak positif dari aksi jemput bola itu dirasakan langsung oleh Abdul Aziz, salah satu warga Bangil.
Pria ini sengaja memanfaatkan layanan Molling Nona untuk mengurus tagihan PBB rumah tinggalnya yang bernilai Rp 47.500.
Aziz mengaku sangat terbantu karena tidak perlu lagi menghabiskan waktu berkendara jauh ke kantor pelayanan pajak.
“Saya sangat senang dengan program dan fasilitas pembayaran PBB keliling atau jemput bola ini, membayarnya mudah, lokasinya dekat dengan rumah, apalagi dapat bonus minyak goreng,” urainya.
Melihat banyaknya manfaat yang dirasakan, ia berharap program pelayanan keliling itu bisa terus menjangkau pelosok desa lain.
Sistem pelayanan yang datang mendekati pemukiman dinilai sangat memudahkan mobilitas warga sehari-hari.
“Mudah-mudahan program ini terus diadakan agar masyarakat semakin mudah melakukan pembayaran,” harapnya.