Gempa NTT Ikut Dirasakan Warga Sinjai, Kades: Saya Pegang TV karena Takut Jatuh
Sudirman August 15, 2026 10:05 AM

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI— Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7  di 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), turut dirasakan warga Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Sabtu (15/8/2026) pagi.

Kabupaten Sinjai terletak di bagian pantai timur Provinsi Sulawesi Selatan dengan jarak 223 kilometer dari Kota Makassar.

Kepala Desa Panaikang, Bahtiar, mengaku ikut merasakan getaran gempa.

Ia melihat lampu hias di dalam rumahnya bergoyang.

“Iye, terasa. Lampu hias goyang, sampai saya pegang TV karena saya kira mau jatuh,” kata Bahtiar kepada Tribun-Timur.com, saat dihubungi melalui WhatsApp. 

Getaran dirasakan sekitar sepuluh detik.

Baca juga: Warga Pesisir Selayar Mengungsi ke Dataran Tinggi Usai Gempa 7,7 SR di Flores NTT

Meski berlangsung singkat, getaran gempa cukup membuatnya terkejut karena pergerakan benda di dalam rumah terlihat jelas.

“Kurang lebih 10 detik terasa. Awalnya kaget karena tiba-tiba terasa bergoyang. Lampu hias juga ikut bergerak,” ujarnya.

Bahtiar mengaku setelah getaran berhenti, dirinya langsung memperhatikan kondisi rumah dan memastikan tidak ada benda yang jatuh atau kerusakan akibat gempa.

“Saya langsung lihat-lihat kondisi rumah, apakah ada yang jatuh atau rusak. Alhamdulillah tidak ada,” katanya.

Warga lainnya, Jawase, juga mengaku merasakan getaran gempa tersebut.

Jawase mengatakan, getaran terasa hingga membuat dirinya menyadari adanya gempa.

Warga Desa Pasirmarannu itu sempat merasakan rumah dan benda-benda di sekitarnya bergerak selama beberapa saat.

“Iya, terasa juga di sini. Getarannya cukup terasa, jadi langsung sadar kalau ada gempa,” katanya. 

“Memang tidak lama, tapi terasa. Setelah berhenti, kita langsung lihat kondisi sekitar, takut ada sesuatu yang jatuh atau terjadi kerusakan,” lanjutnya.

Berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58.25 WIB.

Pusat gempa berada di 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, NTT, dengan kedalaman 15 kilometer.

Gempa tersebut kemudian menjadi perhatian warga Sulawesi Selatan karena getarannya terasa hingga Barru dan sejumlah daerah lainnya.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan.

Untuk wilayah dengan status Siaga, BMKG mencantumkan Kabupaten Selayar, Jeneponto, dan Bantaeng.

Sementara status Waspada diberlakukan untuk Takalar, Bone, Wajo, Luwu bagian Timur, Luwu bagian Utara, dan Kota Palopo.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.