Segini Jumlah Motor Listrik Nasional yang Bakal Diproduksi Tahun 2026
GH News August 15, 2026 10:08 AM
Jakarta -

Program motor listrik nasional sudah bergulir. Pemerintah menargetkan bakal ada 75 ribu unit motor listrik nasional yang diproduksi pada tahun ini.

Presiden Prabowo Subianto meresmikan program motor listrik nasional. Prabowo memang tak secara khusus meluncurkan satu model motor listrik. Namun pada kesempatan itu, ada beberapa motor listrik merek lokal yang dipamerkan, antara lain Alva dan juga Gesits. Kemudian di panggung acara peresmian, ada motor listrik bernama Cakra NX1 dengan tampilan amat mirip Alva N3.

Dikutip laman Instagram Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, dijelaskan bahwa program ini dirancang bukan hanya peluncuran satu merek kendaraan, melainkan ekosistem menyeluruh dari industri, baterai, pembiayaan, distribusi, layanan purnajual, charging dan battery swapping, hingga penyerapan pasar.

Program ini akan dipimpin oleh PT Len Industri yang berperan sebagai Lead Integrator. Len Industri akan mengorkestrasi kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, sebagai bagian dari Holding Defend ID. Kapasitas produksi motor listrik nasional dipatok bisa mencapai 100 ribu unit per tahun dengan penggunaan komponen dalam negeri ditargetkan bisa tembus 60 persen.

Khusus tahun 2026, ditargetkan ada 75 ribu motor listrik yang diproduksi. Pasar motor listrik juga diramal bakal naik signifikan pada tahun 2028. Berdasarkan keterangan Bakom, diprediksi ada 1,5 juta unit permintaan motor listrik pada tahun 2028.

"Dengan kapasitas produksi 100.000 unit per tahun, MOLINAS diproyeksikan memberikan dampak ekonomi hingga Rp 150 triliun dan menciptakan sekitar 215 ribu lapangan kerja," demikian penjelasan Bakom.

Penggunaan motor listrik secara masif juga dipercaya bisa mengurangi subsidi BBM dan peningkatan keseimbangan neraca dagang energi hingga Rp 82,2 triliun. Saat peluncuran, Presiden Prabowo juga bilang akan memberi kemudahan untuk pembelian motor listrik nasional berupa peniadaan uang muka dan juga cicilan ringan.

"Jadi nanti kalau masih ada yang pakai motor bensin yah rasain sendiri. Tadi kita hitung memakai motor listrik dibandingkan motor bensin penghematannya minimal 50 persen, pengeluaran kalian untuk sehari-hari bergerak minimal 50 persen. Bahkan bisa sampai 70 persen di ujungnya," tutur Prabowo.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.