TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Bulan Rabiul Awal 1448 Hijriyah merupakan bulan memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Umat Islam di seluruh dunia akan kembali akan melaksanakan perayaan maulid Nabi ini dengan berbagai cara.
Di Indonesia sebagian masyarakat memperingatinya dengan membaca shalawat bersama dengan menu hindangan yang didominasi buah-buahan.
Secara umum kelahiran nabi ini diperingati setiap 12 Rabiul Awal 1448 H, tahun 2026 ini jatuh pada Selasa, 25 Agustus 2026.
Tanggal tersebut menjadi momen bagi umat Muslim untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus memperbanyak shalawat, doa, dan kegiatan keagamaan.
Meski puncak peringatan Maulid Nabi berada pada 12 Rabiul Awal, tradisi masyarakat di berbagai daerah biasanya berlangsung sepanjang bulan Rabiul Awal.
Baca juga: Contoh Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Teladan Akhlak Rasulullah di Era Digital
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW telah menjadi tradisi yang terus dijaga oleh banyak masyarakat Muslim di Indonesia.
Di sejumlah daerah, warga menggelar acara Maulid Nabi di masjid, musala, maupun rumah-rumah.
Kegiatan biasanya diisi dengan lantunan shalawat, pembacaan sejarah perjalanan Rasulullah SAW, tausiah keagamaan, serta doa bersama.
Selain menjadi momentum meningkatkan keimanan, Maulid Nabi juga menjadi ajang mempererat hubungan silaturahmi antarwarga.
Masyarakat biasanya menyiapkan berbagai makanan, buah-buahan, hingga bingkisan sebagai bentuk rasa syukur dan berbagi kebahagiaan.
Perayaan Maulid Nabi juga menjadi momen yang dinantikan karena mereka dapat menikmati berbagai hidangan yang disediakan setelah kegiatan doa bersama.
Di beberapa daerah, terdapat pula tradisi memberikan sedekah berupa uang atau hadiah kecil kepada anak-anak sebagai bentuk berbagi rezeki.
Berdasarkan kalender Hijriah, 1 Rabiul Awal 1448 H bertepatan dengan 14 Agustus 2026, sementara 12 Rabiul Awal 1448 H jatuh pada 25 Agustus 2026.
Tanggal 25 Agustus 2026 ini ditetapkan sebagai hari libur nasional.
Jumat, 14 Agustus 2026 = 1 Rabiul Awal 1448 H
Sabtu, 15 Agustus 2026 = 2 Rabiul Awal 1448 H
Minggu, 16 Agustus 2026 = 3 Rabiul Awal 1448 H
Senin, 17 Agustus 2026 = 4 Rabiul Awal 1448 H
Selasa, 18 Agustus 2026 = 5 Rabiul Awal 1448 H
Rabu, 19 Agustus 2026 = 6 Rabiul Awal 1448 H
Kamis, 20 Agustus 2026 = 7 Rabiul Awal 1448 H
Jumat, 21 Agustus 2026 = 8 Rabiul Awal 1448 H
Sabtu, 22 Agustus 2026 = 9 Rabiul Awal 1448 H
Minggu, 23 Agustus 2026 = 10 Rabiul Awal 1448 H
Senin, 24 Agustus 2026 = 11 Rabiul Awal 1448 H
Selasa, 25 Agustus 2026 = 12 Rabiul Awal 1448 H (Maulid Nabi Muhammad SAW)
Rabu, 26 Agustus 2026 = 13 Rabiul Awal 1448 H
Kamis, 27 Agustus 2026 = 14 Rabiul Awal 1448 H
Jumat, 28 Agustus 2026 = 15 Rabiul Awal 1448 H
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk kembali mengingat perjuangan Rasulullah SAW dalam menyebarkan ajaran Islam.
Melalui peringatan Maulid Nabi, masyarakat diajak memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, meningkatkan kepedulian sosial, serta meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Semangat kebersamaan dan berbagi, tradisi Maulid Nabi diharapkan terus menjadi sarana mempererat persaudaraan umat serta menghadirkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.