1.200 Mahasiswa Baru Ikuti OSMB-KU UT Purwokerto
muslimah August 15, 2026 03:14 PM

1.200 Mahasiswa Baru Ikuti OSMB-KU UT Purwokerto 

TRIBUNJATENG.COM,PURWOKERTO - Universitas Terbuka (UT) Purwokerto mengadakan Orientasi Studi Mahasiswa Baru- Klinik Ujian (OSMB-KU) Semester Ganjil 2026/2027 Tahap Ke-4 di Hotel Aston Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Sabtu (15/8/2026).

Peserta sebanyak 1.200 mahasiswa baru dari berbagai daerah, terutama di wilayah Banyumas Raya dan Tegal Raya.

Kegiatan tersebut diisi oleh materi yang disampaikan Direktur UT Purwokerto, Dr Prasetyarti Utami SSi MSi dan Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani.

Acara OSMB-KU secara resmi dibuka dengan simbolis memakaikan jas almamater kepada perwakilan mahasiswa baru.

Direktur UT Purwokerto, Prasetyarti Utami mengatakan, tahun ini UT akan berusia 42 tahun, pada September 2026, mendatang. 

Berdiri sejak 1984, UT terus berkembang dan sudah menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH). 

Dari seluruh se- Indonesia, yang sudah PTNBH baru 24 perguruan tinggi. 

UT menjadi urutan ke-21 sejak tahun 2022, saat itu ditetapkan oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. 

"Artinya apa, UT sudah menjadi perguruan tinggi yang unggul dan di atas rata-rata. Memiliki nilai bagus dalam kredibilitas, akreditasi, dan indikator kinerja utama universitasnya," katanya. 

Menuju World Class University 

Prasetyarti Utami mengungkapkan, UT saat ini tengah mempersiapkan untuk menjadi perguruan tinggi bagian World Class University. 

Satu di antaranya dengan menerapkan kurikulum baru berbasis Outcome-Based Education (OBE).

Sehingga mahasiswa pun harus terdorong untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan yang ada.

Tidak hanya kemampuan berpikir, tetapi mengembangkannya melalui media atau bahan ajar yang sudah diberikan.

"Kami sudah mendesain secara instruksional agar mahasiswa mampu berpikir secara kritis, analitis dan berpikir mandiri. Kurikulum ini salah satu upaya menuju ke World Class University," jelasnya. 

Pada kesempatan itu, Prasetyarti Utami berpesan, menjadi mahasiswa tidaklah mudah, tetapi jangan menjadikannya beban.

Jika sudah memilih UT sebagai perguruan tinggi untuk menimba ilmu, maka harus yakin akan mampu menyelesaikan studi dengan baik.

Dia juga mengajak mahasiswa membangun komitmen yang tinggi untuk belajar sepanjang hayat.

"Saat ini di zaman dan era digital, kita harus memiliki kemampuan adaptif yang tinggi, inovatif, kreatif dan responsif. 

Maka, sebagai mahasiswa harus menunjukkannya dengan integritas akademik, seperti attitude, karakter, dan performa di manapun berada," pesannya. 

Motivasi Wabup Purbalingga 

Sementara itu, Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, memanfaatkan momentum OSMB-KU untuk berdialog dan memberikan motivasi bagi mahasiswa UT Purwokerto. 

Dia membagikan kisahnya mengapa berkeinginan untuk kuliah dari jenjang S1 sampai S2.

Menurutnya ada tiga alasan, pertama untuk mempertajam keilmuan dan wawasan yang diinginkan. 

Kedua, di dalam perkuliahan maka akan ada networking atau jejaring atau relasi.

"Karena dari jenjang SMA ke perkuliahan pasti circle-nya berubah. Banyak bertemu teman baru yang memiliki harapan dan gagasan melanjutkan studi," katanya. 

Dimas mengatakan, alasan ketiga karena tidak dipungkiri bahwa tingkat pendidikan di Indonesia menjadi prasyarat dalam pekerjaan. 

Faktanya, banyak pekerjaan yang menentukan tingkat pendidikan minimal S1.

"Jadi tingkat pendidikan sering menjadi barometer untuk diterima dalam sebuah pekerjaan," ungkapnya. (fba)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.