Erick Thohir Sampaikan Amanat Prabowo di Hari Pramuka ke-65: Bukan Sekadar Ekstrakurikuler
Hasiolan Eko P Gultom August 15, 2026 04:19 PM

Erick Thohir Sampaikan Amanat Prabowo di Hari Pramuka ke-65: Bukan Sekadar Ekstrakurikuler

Abdul Majid/Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mewakili Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 sekaligus Jambore Nasional XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (14/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Erick membacakan amanat Presiden Prabowo yang menyoroti pentingnya peran Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter dan mental kepemimpinan generasi muda Indonesia.

Pramuka diharapkan tidak lagi sekadar dipandang sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

Gerakan kepanduan tersebut perlu ditempatkan sebagai salah satu bagian penting dalam pendidikan dan pembentukan karakter bangsa.

“Bapak Presiden menitipkan pesan bahwa Pramuka tidak boleh hanya dipandang sebagai kegiatan ekstrakurikuler. Pramuka harus menjadi bagian penting dari pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda Indonesia,” kata Erick saat membacakan sambutan Presiden di hadapan ribuan anggota Pramuka dari seluruh Indonesia.

Dalam amanat tersebut, terdapat tiga karakter utama yang dinilai perlu dimiliki pemuda Indonesia saat ini, yakni patriotik, gigih, dan berempati.

Ketiga karakter tersebut menjadi bagian dari Desain Besar Karakter Pemuda Indonesia yang disusun Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi juga menjadi tantangan tersendiri dalam pembentukan karakter generasi muda.

Karena itu, Gerakan Pramuka dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar seperti disiplin, gotong royong, dan kepedulian sosial.

Penguatan pendidikan karakter juga membutuhkan sinergi lintas kementerian. Pemerintah mendorong kolaborasi antara Kemenpora, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

“Karakter tidak terbentuk dalam satu hari dan tidak cukup hanya melalui pelajaran di dalam kelas. Pembentukan karakter terjadi melalui latihan, pengalaman, keteladanan, dan lingkungan yang baik sejak bangku sekolah hingga perguruan tinggi,” lanjut Erick.

Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, anggota Pramuka juga didorong untuk menjaga persatuan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Peran tersebut menjadi bagian dari upaya mengisi kemerdekaan dan mempersiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.

“Indonesia Emas 2045 adalah masa depan kalian. Bapak Presiden berpesan agar adik-adik Pramuka terus belajar, berlatih, berkarya, dan menjaga persatuan bangsa,” pungkas Erick.

Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 tersebut dihadiri Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Komjen Pol. (Purn) Budi Waseso, Sekretaris Jenderal World Organization of the Scout Movement (WOSM) David Berg, serta jajaran pengurus Kwartir Daerah dan Kwartir Cabang dari seluruh Indonesia.

 



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.