TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Ketua Fraksi PKB DPRD Sulsel, Zulfikar Limolang, mengapresiasi gerakan lingkungan yang diinisiasi PKC PMII Sulsel.
Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Sulawesi Selatan (PKC PMII Sulsel) adalah lembaga tingkat regional organisasi kemahasiswaan Islam yang membawahi cabang-cabang PMII di wilayah Sulawesi Selatan, serta aktif menjalankan program sosial, kaderisasi, dan isu lingkungan hidup terbaru.
Ia menilai pilihan lingkungan sebagai tema gerakan merupakan langkah strategis untuk membangun kesadaran kader.
Menurutnya, gerakan menanam pohon perlu terus diperkuat di kalangan kader PMII.
“Menanam pohon adalah hal baik yang harus terus dikuatkan kepada seluruh kader PMII,” kata Zulfikar dalam dialog bertema PMII Membumi: Gerakan Ekologi Menjaga Bumi di Kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih No 430, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (15/8/2026) siang.
Legislator PKB dari daerah pemilihan Luwu Raya itu juga mendorong pemerintah meningkatkan program bibit gratis.
Program tersebut selama ini dijalankan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).
Baca juga: Kerusakan Hutan Sulsel Capai Titik Membahayakan, Pemulihan 600 Ribu Hektare Butuh Rp12 Triliun
Zulfikar berharap volume dan cakupan penerima program bibit gratis dapat diperluas.
Menurutnya, bibit tanaman produktif seperti durian, alpukat dan mangga selama ini lebih banyak diberikan kepada kelompok tani hutan.
Ia mengusulkan agar pemerintah juga mengalokasikan bibit tersebut untuk pesantren.
“Kalau selama ini bibit gratis tanaman pohon produktif hanya diperuntukkan untuk kelompok tani hutan, ke depan alokasinya diperluas kepada pesantren,” ujar Wakil Ketua Komisi B DPRD Sulsel ini.
Zulfikar menilai banyak pesantren memiliki lahan yang cukup luas.
Lahan tersebut dinilai dapat dimanfaatkan untuk penghijauan sekaligus kegiatan produktif.
Menurutnya, penanaman pohon produktif di lingkungan pesantren dapat memberikan manfaat ekonomi dalam jangka panjang.
“Banyak pesantren yang memiliki lahan yang luas. Selain untuk penghijauan, lahan pesantren juga bisa bermanfaat secara ekonomi,” jelas mantan ketua Garda Bangsa PKB Sulsel ini.
Zulfikar menegaskan PKB akan terus mendukung gerakan yang berkaitan dengan kelestarian lingkungan.
Ia menyebut kepedulian terhadap lingkungan sejalan dengan komitmen PKB yang mendorong politik berkelanjutan.
“Sebagai legislator PKB, tugas kami menginisiasi dan mendukung gerakan ini,” katanya.(*)