Makam Bung Karno Blitar Resmi Dibuka 24 Jam, Pemkot Siapkan Pengamanan untuk Peziarah
Pipit Maulidya August 16, 2026 01:32 AM

 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Pemerintah Kota Blitar mulai membuka kawasan Makam Bung Karno selama 24 jam. Kebijakan tersebut diawali dengan doa bersama yang digelar pada Sabtu (15/8/2026) malam.

Dengan layanan 24 jam ini, masyarakat kini dapat berziarah ke makam Proklamator sekaligus Presiden pertama Republik Indonesia, Ir Sukarno atau Bung Karno, kapan saja.

Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin mengatakan, pembukaan Makam Bung Karno selama 24 jam dilakukan bertepatan dengan weton penanggalan Jawa wafatnya Bung Karno, yakni Minggu Kliwon.

"Bertepatan wafat beliau, Pemkot Blitar membuka Makam Bung Karno 24 jam untuk pengunjung," kata Mas Ibin.

Menurut Mas Ibin, kebijakan tersebut merupakan upaya Pemkot Blitar memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin berziarah. Pengunjung dapat datang pada pagi, siang, maupun malam hari.

Ia juga berharap kebijakan ini berdampak terhadap peningkatan kunjungan wisatawan ke Kota Blitar.

"Dengan banyak fasilitas yang buka 24 jam, termasuk Makam Bung Karno, tentunya kunjungan wisatawan di Kota Blitar dapat meningkat. Kota Blitar akan semakin ramai," ujarnya.

Untuk mendukung aktivitas peziarah pada malam hari, Pemkot Blitar akan menyiapkan petugas keamanan sekaligus memfasilitasi wisatawan yang datang untuk berziarah.

Sementara itu, pedagang suvenir di sekitar kawasan Makam Bung Karno diperbolehkan berjualan pada malam hari secara kondisional.

"Intinya pembukaan 24 jam ini untuk memfasilitasi peziarah. Bung Karno berhak didoakan oleh seluruh masyarakat Indonesia," katanya.

Sudah Dapat Izin Keluarga Bung Karno

Mas Ibin menegaskan, pembukaan Makam Bung Karno selama 24 jam telah mendapat izin dari pihak keluarga Bung Karno.

Menurutnya, Megawati Soekarnoputri juga memberikan pesan agar aktivitas peziarah tetap ditata dengan tertib, terutama untuk menghindari kepadatan di dalam area makam.

"Bu Mega (Megawati Soekarnoputri) berpesan agar para peziarah ditata secara tertib, jangan sampai berjubel di dalam," ujarnya.

Seiring penerapan layanan 24 jam, Pemkot Blitar juga akan melakukan penataan fasilitas secara bertahap. Salah satu yang menjadi perhatian adalah penerangan di kawasan Makam Bung Karno agar peziarah tetap merasa nyaman saat datang pada malam hari.

Mas Ibin turut meminta pelaku usaha, termasuk pengelola penginapan di sekitar Makam Bung Karno, tidak mengkhawatirkan dampak kebijakan tersebut terhadap tingkat okupansi hotel.

Ia justru optimistis pembukaan Makam Bung Karno 24 jam dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan penginapan di Kota Blitar.

"Karena pariwisata kami sudah terkonek dengan Kabupaten Blitar. Jadi, para wisatawan paginya bisa ke tempat wisata alam di Kabupaten Blitar, lalu malamnya menginap di Kota Blitar sekaligus bisa ziarah ke Makam Bung Karno," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.