TRIBUNKALTIM.CO, NUSANTARA - Istana Wakil Presiden (Wapres) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, menjadi salah satu lokasi yang ramai dikunjungi masyarakat selama perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Untuk memperingati hari kemerdekaan, kawasan Istana Wapres IKN dibuka bagi masyarakat selama tiga hari, yakni 15-17 Agustus 2026.
Kesempatan tersebut dimanfaatkan warga untuk melihat langsung bangunan yang selama ini hanya dapat disaksikan dari luar.
Masyarakat yang datang dapat memasuki kawasan istana melalui akses yang telah disediakan.
Baca juga: Dua Kali Prabowo tak Singgung IKN dalam Pidato RAPBN, Basuki Ungkap Tambahan Anggaran Rp27 Triliun
Salah satu akses yang menarik perhatian adalah jalur berupa 218 anak tangga yang diberi nama Tangga Demokrasi.
Selain jalur tangga, pengunjung juga dapat menggunakan akses kendaraan yang mengarah langsung ke bagian depan Istana Wapres.
Tersedia pula eskalator di samping Tangga Demokrasi untuk membantu pengunjung naik dan turun tanpa harus melewati seluruh anak tangga.
Pada hari pertama pembukaan, warga terlihat berdatangan secara berkelompok.
Sebagian datang bersama kerabat, sementara rombongan keluarga menjadi salah satu kelompok pengunjung yang cukup banyak terlihat.
Istana Wapres IKN sendiri mengadopsi konsep Huma Betang Umai, yakni konsep arsitektur yang terinspirasi dari rumah panjang masyarakat Kalimantan dan nilai kebersamaan di dalamnya.
Semua warga yang datang masuk lewat gerbang menuju Tangga Demokrasi.
Usai memasuki gerbang, warga yang datang mulai bergantian mengambil foto, baik untuk menangkap keseluruhan rupa Istana hingga berswafoto.
Terdapat tembok yang membelah anak tangga di sisi kiri dan kanan.
Tulisan ‘Istana Wakil Presiden’ menempel di tembok.
Baca juga: IKN di Kaltim tak Disebut dalam Program Prioritas Prabowo, Reaksi Kepala OIKN Basuki Hadimuljono
Dari tembok itu, segaris lurus ke atas menuju Istana, berdiri tegak tiang yang mengibarkan Bendera Merah Putih.
Di sisi kanan Istana, terdapat sebuah tempat yang disediakan untuk Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres).
Dari luar, terlihat gedung itu punya 6 tingkat.
Kabar baiknya, warga yang datang berkunjung tidak mesti menanjak satu per satu semua anak tangga untuk bisa mencapai Istana.
Ada pilihan eskalator yang tepat berada di sebelah tangga, baik untuk naik dan turun.
Sebetulnya ada juga fasilitas lift.
Namun, fasilitas tersebut belum bisa digunakan saat Tribunnews.com berkesempatan mengunjungi Istana.
Gian dan Irul adalah warga yang penasaran untuk melihat Istana.
Mereka datang dari Balikpapan yang jaraknya 2 jam perjalanan darat untuk tiba di IKN.
“Kita naik eskalator. Kalau naik tangga, aduh, lumayan lah nanti,” kata Irul kepada Tribunnews, Sabtu (15/08/2026).
Meski ini bukan kali pertama mereka datang ke IKN, bisa menginjak kaki di Istana tetap membuat mereka takjub.
“Ya bagus banget infrastrukturnya,” ujar Gian.
218 anak tangga membuat Istana yang punya 4 lantai ini tampak begitu tinggi.
Hamparan luas IKN dapat terlihat jelas jika publik sudah tiba di batas akhir tempat yang boleh diakses.
Setelah mencapai tangga paling atas, bangunan Istana terkunci untuk publik.
Namun masih ada balkon yang jadi kawasan terbuka dan masih dapat diakses.
Dari situ warga juga tampak antusias mengambil foto.
Baca juga: Persiapan Upacara HUT ke-81 RI di IKN Nusantara dengan Semangat Kolaborasi
Pemandangan yang tersaji dari balkon, di sisi kanan terlihat kawasan IKN yang bangunannya sudah selesai seperti Patung Garuda Istana IKN, kompleks perumahan menteri, dan rusun ASN.
Sedangkan di sisi kiri masih berupa kawasan hutan yang baru saja digunduli.
Kendaraan proyek di mana-mana dan debu tebal yang tertiup angin menyelimuti udara membuat nuansa gersang di bawah terik matahari tampak begitu terasa.
Kawasan yang tengah dibangun itu rencananya disiapkan untuk gedung-gedung perbankan, swasta, dan komersial.
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka direncanakan mulai berkantor di Istana Wapres IKN, Kalimantan Timur, tahun ini.
“Insyaallah tahun ini, insyaallah tahun ini karena sudah beberapa stafnya di sini,” ujar Kepala Otorita IKN (OIKN), Basuki Hadimuljono kepada wartawan di IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu (15/08/2026).
Istana Wapres saat ini sudah hampir rampung.
Pembangunan fisik istana tersebut tinggal menyelesaikan pengisian perabotan.
"Tinggal ngisi furniture-nya, sekarang lagi sedang ditender," ucap Basuki. (*)