Liputan6.com, Jakarta - Timnas U-16 Indonesia Putri Nusantara gagal membendung Thailand pada matchday pertama Grup B Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (15/8/2026). Thailand memulai kiprah di ajang ini dengan menang 2-0.
Thailand langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Mereka berusaha membongkar pertahanan Putri Nusantara melalui permainan disiplin dan tekanan tinggi. Sementara itu, Putri Nusantara asuhan Takumi Taniguchi mencoba mengandalkan serangan balik untuk keluar dari tekanan.
Thailand akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-11. Berawal dari umpan lambung pemain tengah Thailand yang ditepis kiper Putri Nusantara, Naura Airish Qaisara Rifaldhi, bola muntah langsung disambar Miricah Shealagh Murdoch lewat sundulan.
Gol tersebut membuat Thailand unggul 1-0.
Putri Nusantara berusaha merespons dengan membangun serangan secara bertahap. Namun, pressing ketat Thailand membuat Garuda Pertiwi Muda kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Hingga turun minum, Thailand masih memimpin 1-0.
Memasuki babak kedua, Putri Nusantara tampil lebih berani. Mereka meningkatkan intensitas serangan demi mencari gol penyeimbang.
Namun, Thailand mampu mempertahankan pertahanan dengan rapat. Setiap pergerakan pemain Indonesia mendapat pengawalan ketat. Thailand bahkan masih mendominasi permainan dan memaksa Putri Nusantara lebih banyak bertahan.
Upaya Thailand membuahkan hasil menjelang pertandingan berakhir. Pada menit ke-89, Siriprapa Lamnamkham mengirimkan umpan silang dari sisi kiri yang berhasil disambut Witchayada Wanasin untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Putri Nusantara terus berusaha mencetak gol hingga masa tambahan waktu delapan menit. Namun, sejumlah peluang yang didapat belum mampu dikonversi menjadi gol.
Hingga wasit meniup peluit panjang, Thailand tetap unggul 2-0 dan berhak membawa pulang tiga poin.
Pelatih Kepala Timnas Putri U-16 Thailand, Thidarat Wiwasukhu, mengaku senang dengan kemenangan yang diraih timnya. Meski demikian, ia menilai masih ada sejumlah aspek yang harus diperbaiki.
"Pertandingan tadi telah berjalan sesuai harapan kami untuk mendapat tiga poin pertama. Para pemain sudah tampil bagus, namun ada beberapa hal yang masih perlu kita benahi seperti taktik dan memperingatkan agar menghindari pelanggaran," ujar Thidarat.
Ia berharap para pemain dapat belajar dari pertandingan pertama dan tampil lebih baik pada laga berikutnya.
Salah satu pencetak gol Thailand, Miricah Shealagh Murdoch, juga mengaku bangga dapat mencetak gol pada laga debutnya di turnamen tersebut.
"Saya senang bisa bermain dan mencatatkan gol pertama saya dari turnamen ini. Tapi ini bukan tentang saya saja, melainkan seluruh tim juga merasa senang kami mendapatkan tiga poin," kata Miricah.
Menurut Miricah, perkembangan sepak bola putri membuat semakin banyak pemain perempuan mendapat kesempatan untuk mengasah kemampuan, baik secara fisik maupun mental.

Meski harus mengawali turnamen dengan kekalahan, Putri Nusantara memilih tidak larut dalam hasil tersebut.
Pelatih Kepala Timnas Putri U-16 Putri Nusantara, Takumi Taniguchi, menilai pertandingan melawan Thailand menjadi bagian dari proses adaptasi anak asuhnya terhadap atmosfer kompetisi sekaligus penerapan game plan.
Takumi juga memberikan apresiasi kepada para suporter yang terus memberikan dukungan sepanjang pertandingan.
"Terima kasih atas dukungan suporter untuk Putri Nusantara. Harus diakui tadi merupakan pertandingan yang berat. Namun seluruh pemain dan staf telah melakukan yang terbaik," ujar Takumi.
Putri Nusantara kini akan mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya. Mereka dijadwalkan menghadapi Singapura pada Senin (17/8/2026).
"Kami harus kembali bangkit dan bersiap untuk pertandingan selanjutnya. Namun mereka masih memiliki rasa percaya diri untuk berjuang di lapangan. Kami akan melakukan evaluasi khususnya mental dan taktik serta mengatur strategi agar mendapatkan poin," tegas Takumi.
Dengan kekalahan ini, Putri Nusantara belum mengoleksi poin di Grup B. Namun, peluang untuk bangkit masih terbuka pada laga berikutnya.