Grid.ID - Presiden Prabowo akan menganugerahkan tanda jasa kehormatan pada Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Dari informasi, akan ada menteri yang mendapat tanda jasa kehormatan tersebut.
Seperti diketahui, Indonesia akan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI bukan sekadar kegiatan seremonial.
Setiap tahunnya, peringatan 17 Agustus menjadi kesempatan untuk mengenang jasa para pahlawan, memperkuat persatuan, serta menghargai masyarakat yang memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa.
Oleh karena itu, menjelang HUT ke-81 RI, Presiden Prabowo dikabarkan akan memberikan sebuah tanda jasa kehormatan. Prabowo akan anugerahkan tanda jasa kehormatan ke sejumlah tokoh yang dianggap berjasa bagi bangsa dan negara.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan calon penerima anugerah tanda jasa dan kehormatan itu sedang tahap diskusi. Menurut Prasetyo, pemberian anugrah tanda jasa dan kehormatan ini akan diberikan sekitar 1 minggu setelah upacara peringatan HUT Ke-81 RI.
"Belum, sedang kita finalisasi tapi kami pastikan bahwa akan banyak sekali variasinya ya."
"Kami juga sudah beberapa kali berdiskusi dengan Bapak Presiden ya," kata Prasetyo di Kompleks Istana, Jakarta, Rabu (12/8/2026) dilansir Kompas.com.
"Direncanakan 1 minggu setelah peringatan detik-detik proklamasi," ucap Prasetyo.
Meski masih masih di tahap diskusi, Prasetyp baru-baru ini memberi bocoran soal sosok yang akan menerima anugerah. Prasetyo menyebut calon penerima anugrah tanda jasa dan kehormatan ini akan berasal dari berbagai kalangan.
Ia hanya mencontohkan ada tokoh individu di bidang teknologi. Namun, Prasetyo enggan memberitahu namanya secara detail.
"Sehingga mempunyai paten-paten teknologi yang itu diakui di dunia internasional itu juga salah satu yang masuk di dalam, di dalam daftar juga," jelasnya.
Selain tokoh teknologi, ada pula jajaran Kabinet Merah Putih yang akan mendapatkan tanda jasa dan kehormatan dari Prabowo.
"Ya ada beberapa (menteri)."
"Yang belum pernah, tapi kan pendekatannya bukan belum pernah atau tidak pernah ya, tetapi, prestasi apa yang kemudian dianggap layak untuk menerima tanda kehormatan dari negara itu," ungkap Prasetyo sebut Presiden Prabowo akan anugerahkan tanda jasa kehormatan di HUT ke-81 RI.
Sementara itu, keamanan menjelanh peringatan HUT ke-81 RI di Istana dipastikan aman. Pernyataan itu disampaikan Prasetyo setelah rapat koordinasi bersama DPR RI, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026).
Prasetyo mengatakan teknis pengamanan di lapangan menjadi kewenangan TNI dan Polri. Menurut dia, seluruh rangkaian peringatan HUT RI juga telah dipersiapkan.
"Ya itu kan teknis ya, nanti Pak Kapolri dan Pak Panglima TNI, kami bidangnya bukan di situ. Tapi everything's okay ya," kata Prasetyo dilansir Tribunnews.com.
"Semua dipersiapkan dengan sebaik-baiknya, kan tentu itu bagian dari tanggung jawab kita bersama semua," tegasnya.