BANJARMASINPOST.CO.ID - Berikut info Gempabumi Terkini di wilayah Indonesia pada Minggu 16 Agustus 2026. BMKG merilis Gempa Hari Ini kembali terjadi di Nusa Tenggara Timut tepatnya Labuan Bajo.
Untuk kekuatan gempa Labuan Bajo kali ini masih cukup besar yakni magnitud0 4,2.
Belum dirinci dampak Gempa NTT terbaru kali ini dan wilayah yang merasakannnya.
Namun warga senantiasa diimbau waspada jika terjadi gempa bumi.
Sedangkan waktu gempa Labuan Bajo kali ini pukul 04.47 WIB.
Pusat gempa terdeteksi berada di laut pada koordinat 8,18° LS dan 120,15° BT, atau sekitar 45 kilometer arah timur laut Labuan Bajo, NTT.
Baca juga: Mesin Waktu di Banjarbaru! Puluhan MTB Jadul Mejeng di Vintage MTB Day 2026
Gempa tersebut memiliki kedalaman dangkal, yakni 10 kilometer di bawah permukaan laut.
BMKG memeberikan catatan bahwa informasi ini mengutamakan kecepatan.
"Sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG dalam akun X BMKG.
Gempa Bumi Magnitudo 7,7
Diketahui pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pukul 04.58.24 WIB atau 05.58.25 WITA, hingga kini gempa susulan masih terus terjadi.
Gempa magnitudo 7.7 mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan bangunan di sejumlah wilayah.
Berdasarkan data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 18.48 WIB, total korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mencapai 47 orang.
Puluhan korban jiwa yang teridentifikasi akibat guncangan sesar naik (thrust fault) ini tersebar di beberapa wilayah Pulau Flores, meliputi:
Kabupaten Manggarai: 24 orang
Kabupaten Manggarai Timur: 17 orang
Kabupaten Sikka: 3 orang
Kabupaten Ngada: 1 orang
Kabupaten Ende: 1 orang
Kabupaten Manggarai Barat: 1 orang
Selain korban jiwa, puluhan warga mengalami luka berat maupun ringan dan sedang mendapatkan perawatan medis. Lebih dari 2.000 warga dilaporkan mengungsi secara mandiri.
Tercatat sebanyak 157 unit rumah rusak berat, 41 unit rusak sedang, dan 148 unit rusak ringan.
Gempa juga merusak 87 fasilitas pendidikan, 18 fasilitas kesehatan (termasuk kerusakan satu rumah sakit di Maumere), 5 tempat ibadah, serta 6 gedung perkantoran.
Akses transportasi di 5 bandara dan 2 pelabuhan (Pelabuhan Reo dan Maumere) mengalami dampak kerusakan pada area gedung terminal.
Sumber: TribunManado.co.id