Keseruan Lomba Bayi Merangkak di REI Kalsel Expo 2026, Bikin Para Pengunjung Senyum
Irfani Rahman August 16, 2026 08:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID- Sepuluh anak bayi yang baru bisa merangkak menjadi tontonan menarik sembari disemangati para pengunjung REI Kalsel Expo 2026 di Duta Banjarmasin, Sabtu (15/8/2026) sore. 

Memangnya ada apa? Ternyata sepuluh anak bayi tersebut diikutkan orangtua berlomba adu cepat merangkak yang menjadi salah satu acara di pameran perumahan tersebut.

Lintasan lomba yang terdiri beberapa track terlihat mencolok dengan warna-warni dan gambar-gambar, lantas para orangtua terdiri ayah dan ibu bayi mendudukan anak-anaknya di gadis start.

Bayi memulai lomba dari garis start menuju garis finish dengan cara merangkak dengan durasi waktu 30 menit.

Beragam tingkah polah bayi berusia 5-7 bulan tersebut membuat pengunjung tertawa sembari bersorak menyemangati.

Baca juga: Semarak REI Kalsel Expo 2026, Kegiatan Donor Darah Tarik Perhatian Pengunjung

Ayah dan ibu si bayi  diperbolehkan memancing menggunakan mainan, botol susu, atau benda favorit dari belakang garis finish.

Lucunya ada bayi yang tak mau melintasi track, hanya duduk saja, walaupun kedua orangtua sudah berupaya mengarahkan anaknya untuk merangkak.

Sementara yang mau merangkak, juga tidak serta merta melintas lurus ke gadis finish. Beberapa di antaranya setelah merangkak beberapa kali, kemudian duduk, setelah dipancing barulah kembali merangkak.

Salah satu bayi ada yang hampir saja menuntaskan lintasan. Namun bayi yang diduga bakal menjadi peserta pertama melewati garis finish itu malah seketika diam padahal tinggal beberapa centi lagi.

Akhirnya, ada juga bayi yang berhasil melewati garis finish. Bayi peraih Juara 1 tersebut bernama Ilham Rasyid anak dari pasangan Fajar Ramadhan dan Khairunisa.

Berikutnya Juara 2 Aisyah Melda Pratama anak Deni Pratama dan Juara 3 Syahla Zafira, anak dari Ali Akbar dan Nur Alfisah.

Ilham sang Juara 1, menurut Fajar, sang ayah, memang suka dengan benda berupa gelas dan tisu juga sendok. Makanya benda tersebut yang digunakan memancing Fajar terus merangkak.

"Itulah benda yang dia sukai di rumah. Mainan malah tidak terlalui disukai," seloroh Fajar, warga Jl Ahmad Yani Km10, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar.

Tips lainnya yang diterapkan Fajar adalah sebelum berlomba anaknya sudah ditidurkan dulu, sehingga saat lomba dalam keadaan segar.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.