Truk Rem Blong Tabrak Toyota Hilux di Kelok 17 Limapuluh Kota, 1 Orang Tewas 3 Luka
Arif Ramanda Kurnia August 16, 2026 11:02 AM

TRIBUNPADANG.COM, LIMAPULUH KOTA - Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Kelok 17, Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (15/8/2026) malam.

Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit truk yang diduga mengalami rem blong dengan mobil Toyota Hilux yang datang dari arah Pekanbaru.

Baca juga: Bukan Cuma Kibarkan Merah Putih, Paskibraka Solsel Siapkan Kejutan Spesial di Upacara HUT Ke-81 RI

Kepala Pos SAR Limapuluh Kota, Roni Nur, mengatakan kecelakaan terjadi setelah truk melaju dari arah Payakumbuh dan mengalami rem blong.

"Terjadi satu mobil truk mengalami remblong dari arah Payakumbuh dan menabrak satu unit mobil Toyota Hilux dari arah Pekanbaru," kata Roni.

Akibat kecelakaan itu, empat orang yang berada di dalam Toyota Hilux menjadi korban.

Satu Orang Meninggal Dunia

Roni menjelaskan, dari empat penumpang Toyota Hilux, tiga orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara satu orang meninggal dunia (MD).

Menurut Roni, korban meninggal dunia yakni bernama Trice (42), warga Pekanbaru.

Sementara tiga korban lainnya yakni Diki Suprapto (45), Rosnidar (43), dan Yusuf (45), seluruhnya warga Pekanbaru, berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

"Tiga orang kondisi luka-luka dan dibawa ke rumah sakit RSUD Pekanbaru dengan menggunakan ambulans dari Pangkalan," ujar Roni.

Tim SAR Lakukan Evakuasi Tengah Malam

Roni mengatakan informasi kecelakaan diterima Pos SAR Limapuluh Kota dari personil Dinas Damkar Limapuluh Kota, pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 22.09 WIB.

Tim Rescue Pos SAR Limapuluh Kota kemudian diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 22.15 WIB dengan membawa lima personel.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 23.10 WIB, tim langsung berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya dan melakukan proses evakuasi terhadap para korban.

Proses evakuasi berlangsung hingga Minggu (16/8/2026) dini hari.

Sekitar pukul 01.40 WIB, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seluruh korban, yakni tiga orang selamat dan satu orang meninggal dunia.

Seluruh korban kemudian dibawa ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru.

Baca juga: UPDATE Harga Pangan Solok Selatan Pekan II Agustus 2026: Bumbu Dapur Turun, Cabe Rawit Makin Pedas

Libatkan Tim SAR, Damkar hingga Warga

Dalam proses evakuasi tersebut, sejumlah unsur ikut terlibat, yakni Pos Pencarian dan Pertolongan Limapuluh Kota sebanyak lima personel, Polsek Pangkalan tiga personel, Damkar Kabupaten Limapuluh Kota empat personel serta 10 orang masyarakat.

Petugas juga mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya rescue truck, peralatan SAR ekstrikasi, peralatan medis, komunikasi dan perlengkapan pendukung lainnya.

Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi, tim SAR gabungan melakukan debriefing sekitar pukul 02.32 WIB.

Selanjutnya, personel kembali ke satuan masing-masing dan operasi SAR diusulkan untuk ditutup.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.