Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo memimpin pelaksanaan uji coba launching Pasar perbatasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Napan, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Uji coba launching ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten TTU khususnya di wilayah perbatasan.
Acara launching pasar perbatasan tersebut dihadiri langsung, Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.I.P. M.A., Exelentesimu Presidente Komisaun Organizadora Komerativas Mukti -Eventual, Sua Exelencia bersama rombongan, Ketua DPRD TTU, Kristoforus Efi, S.T., Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, S.I.K. M.M., Danramil 1618 - 01/Miomaffo Timur, Mayor Inf. Ery Natan Ninu, S.Pd, Kasubsi Pra Penuntutan Kejari TTU, Kristophorus Gerin Novendra, S.H., Para Staf Khusus Bupati TTU, Para Pimpinan Perangkat Daerah Setda TTU, Camat Bikomi Utara bersama unsur Forkopimca, Kepala Desa se-Kecamatan Bikomi Utara serta sejumlah besar masyarakat dari TTU dan districk Oecusse. Uji coba ini dilaksanakan pada, Jumat, 14 Agustus 2026
Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo mengapresiasi peran panitia pelaksana serta semua elemen yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia mengharapkan agar kegiatan di PLBN Napan tidak sekadar kegiatan perlintasan orang dan barang. Namun, diharapkan bisa menjadi lokasi di mana pelintas batas bisa mencari produk lokal khas Kabupaten TTU.
Jika mimpi ini terwujud maka, kawasan PLBN Napan dan Kabupaten TTU bakal menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi baru
"Karena itu, jangan melihat Pasar Batas hanya sebagai tempat berjualan, tetapi sebagai panggung untuk memperkenalkan TTU kepada dunia," ungkapnya.
Pasar Batas PLBN Napan, diharapkan tidak sekadar wadah mempertemukan penjual dan pembeli namun, lebih daripada itu merupakan simpul pertumbuhan ekonomi.
Sebagai beranda terdepan NKRI, setiap produk yang dipasarkan harus menegaskan jati diri bangsa, kualitas dan kreativitas. Pasar ini juga diharapkan membawa dampak positif terhadap masyarakat kecil.
Kabupaten TTU, kata Falentinus, memiliki kekayaan yang sangat luar biasa. Kuliner, kain tenun, hasil pertanian, fashion produk kreatif dan kerajinan tangan menjadi andalan.
Ketua Panitia pelaksana, Matias Giri pasar perbatasan tidak sekadar dimaknai sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli namun pasar ini diharapkan menjadi ruang strategis untuk menangkap peluang ekonomi dari aktivitas lintas batas, memperluas pasar bagi produk lokal, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendorong tumbuhnya UMKM dan usaha ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan.
Muara paling penting dari terselenggaranya Pasar Perbatasan tersebut yakni; menumbuhkan ekonomi masyarakat akar rumput. Momentum tersebut menjadi kesempatan membangkitkan gairah ekonomi masyarakat.
Setiap potensi harus tetap dikembangkan dan dihidupi agar membawa manfaat bagi banyak orang.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati TTU yang sudah meluangkan waktu untuk melakukan uji coba launching Pasar Perbatasan PLBN Napan.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) yang juga turut mendukung terselenggaranya kegiatan uji coba launching tersebut.
Uji coba pasar perbatasan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara untuk menghidupkan kawasan perbatasan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, perdagangan, dan pertumbuhan masyarakat. (bbr)