Ratusan Murid MIN 3 Bireuen Semarakkan HUT RI Ke-81 dengan Jalan Santai
Ansari Hasyim August 16, 2026 01:03 PM

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di lingkungan MIN 3 Bireuen atau MIN Kutablang.

Sekitar 500 murid bersama 45 guru mengikuti kegiatan jalan santai di Gampong Tingkeum Manyang, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Sabtu (15/8/2026).

Dengan mengenakan dan membawa berbagai atribut bernuansa merah putih, para murid berjalan penuh semangat didampingi para guru.

Kegiatan tersebut menempuh jarak sekitar satu kilometer. Rute dimulai dari sekolah, menyusuri jalan lintas nasional, kemudian masuk melalui lorong di belakang dan samping Masjid Besar Kutablang, sebelum kembali menuju sekolah.

Baca juga: 77 Sekolah di Aceh Barat Tampilkan Kreativitas dalam Karnaval Budaya HUT RI

Kepala MIN 3 Bireuen, Drs Muzakkir, mengatakan kegiatan jalan santai tersebut bukan sekadar aktivitas olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan semangat nasionalisme, kebersamaan, serta kecintaan terhadap bangsa kepada para siswa.

“Kami ingin memberikan semangat kepada anak-anak untuk hidup sehat sekaligus menumbuhkan rasa cinta kepada Indonesia. Para guru juga harus ikut sehat, karena guru memiliki tanggung jawab mendampingi dan memberikan contoh yang baik kepada anak-anak,” ujar Muzakkir.

Menurutnya, suasana HUT ke-80 Kemerdekaan RI menjadi momentum penting bagi sekolah untuk mengajak seluruh warga madrasah mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif.

“Kemerdekaan jangan hanya kita peringati dengan upacara dan simbol-simbol, tetapi harus kita isi dengan semangat belajar, menjaga kesehatan, disiplin, kebersamaan dan membangun karakter generasi muda. Anak-anak inilah yang akan menjadi penerus bangsa,” katanya.

Muzakkir menambahkan, kegiatan jalan santai juga menjadi ruang bagi guru dan murid untuk membangun keakraban. Para guru tidak hanya bertugas mengawasi perjalanan, tetapi ikut berjalan bersama siswa hingga kembali ke sekolah.

Ia mengapresiasi antusiasme sekitar 500 murid yang mengikuti kegiatan tersebut dengan tertib dan penuh kegembiraan.

MIN 3 Bireuen sebelumnya juga ikut terdampak bencana banjir yang melanda wilayah Aceh sekitar delapan bulan lalu. Bangunan utama madrasah relatif tetap utuh dan tidak mengalami kerusakan berat.

Namun, banjir berdampak pada sejumlah fasilitas sekolah, termasuk perabot atau mobilier serta ratusan buku yang mengalami kerusakan.

Kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat keluarga besar MIN 3 Bireuen untuk kembali beraktivitas dan memberikan pendidikan terbaik bagi para siswa.

“Alhamdulillah, anak-anak tetap semangat. Kita ingin mereka tumbuh sebagai generasi yang kuat, sehat dan tidak mudah menyerah menghadapi keadaan. Semangat kemerdekaan harus tercermin dari cara mereka belajar dan menjalani kehidupan,” ujar Muzakkir.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.