Laporan Kotributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG – Pawai Lampion memeriahkan peringatan ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sumedang, Sabtu (16/8/2026).
Sebanyak 35 peserta dari Kecamatan Sumedang Utara dan Sumedang Selatan ambil bagian dalam pawai yang berlangsung dari Alun-alun Sumedang hingga perempatan Pajaji.
Beragam kreasi ditampilkan dalam pawai tersebut. Mulai dari teatrikal kolosal yang mengangkat sejarah Kerajaan Sumedang Larang, marching band, mobil hias, hingga lampion berbentuk ubi Cilembu, tahu, dan sawo yang merupakan kuliner khas Sumedang.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, kemeriahan pawai tidak sekadar menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga momentum untuk memaknai kemerdekaan yang telah dirasakan selama 81 tahun.
Ia mengajak masyarakat mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif.
“Kita bersyukur merdeka sudah 81 tahun. Dengan merdeka kita semua bisa bekerja, bisa belajar, bisa beribadah dengan aman, damai, dan lancar,” katanya.
Baca juga: Kampung Karuhun Sumedang Bentangkan Bendera 281 Meter di Sungai Cihonje
Menurutnya, kemerdekaan merupakan anugerah yang harus disyukuri. Karena itu, peringatan HUT RI seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
“Oleh karena itu, sebagai wujud syukur kita kepada Allah karena kita merdeka, mari kita bersama-sama mengisi kemerdekaan dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.
Ia mengatakan, kontribusi mengisi kemerdekaan dapat dimulai dari hal sederhana di lingkungan masing-masing.
“Minimal menjadi warga negara yang baik. Yang baik ke tetangganya, baik ke sesamanya, yang taat dan patuh pada aturan Allah dan Rasul-Nya, taat dan patuh pada aturan pemerintahnya,” tuturnya.
Selain mengajak masyarakat menjaga kerukunan dan menaati aturan, Bupati juga meminta warga mendoakan pemerintah agar terus meningkatkan perhatian dan pelayanan kepada masyarakat.
“Doakan pemerintah agar lebih meningkatkan perhatiannya kepada masyarakat. Doakan oleh semuanya,” katanya. (***Kiki Andriana***)