54 Anggota Paskibraka Sumedang 2026 Mendapat Pesan Spesial dari Bupati Dony
Dedy Herdiana August 16, 2026 04:21 PM

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG – Sebanyak 54 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sumedang Tahun 2026 diminta tak berhenti menjadi petugas upacara.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meminta mereka menjadi pionir nasionalisme sekaligus teladan bagi generasi muda di tengah masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Dony saat mengukuhkan 54 anggota Paskibraka Kabupaten Sumedang yang akan bertugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (15/8/2026).

Menurut Dony, menjadi Paskibraka bukan sekadar kebanggaan karena terpilih dari ribuan pelajar. Mereka juga mengemban kepercayaan untuk membawa nama baik Kabupaten Sumedang.

“Adik-adik harus jadi pionir di tengah-tengah masyarakat, di tengah-tengah generasinya. Standar nasionalismenya harus lebih tinggi daripada yang lainnya,” ujar Dony.

Baca juga: Kemeriahan Pawai Lampion di Sumedang dalam Rangka Peringatan HUT ke-81 RI

Ia menyebut proses pembinaan dan latihan yang dijalani para Paskibraka sebagai sebuah sekolah kehidupan. Selama proses tersebut, mereka ditempa untuk memiliki disiplin, jiwa kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, saling percaya, dan saling menguatkan.

Karena itu, Dony meminta nilai-nilai Pancasila dan nasionalisme yang diperoleh selama pembinaan tidak berhenti setelah tugas pengibaran bendera selesai.

“Paskibraka tidak hanya sebatas menjadi orang pilihan, tetapi sesungguhnya generasi muda pilihan yang sedang diberikan kepercayaan untuk membawa kehormatan Kabupaten Sumedang,” katanya.

Diminta Bijak Bermedia Sosial

Dony juga mengingatkan para Paskibraka untuk menjaga pola pikir dan sikap positif dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Ia menyampaikan prinsip positive feeling, positive thinking, positive saying, dan positive acting. Menurutnya, pikiran akan memengaruhi perkataan, sedangkan perkataan dapat melahirkan kekuatan untuk membangun maupun sebaliknya.

Selain itu, para Paskibraka diminta bijak menggunakan media sosial. Mereka harus menyampaikan informasi berdasarkan fakta, menghindari hoaks dan fitnah, serta mampu memberikan apresiasi maupun kritik kepada pemerintah secara objektif dan proporsional.

“Ketika baik, sampaikanlah kebaikannya. Ketika kurang baik, sampaikanlah kritiknya dengan cara yang tepat,” tuturnya.

Bendera Merah Putih Punya Makna Besar

Dony juga mengingatkan para Paskibraka agar tidak memandang tugas mengibarkan Sang Merah Putih sebatas seremoni.

Menurutnya, bendera Merah Putih menyimpan sejarah panjang perjuangan bangsa, termasuk pengorbanan para pahlawan untuk mewujudkan kemerdekaan.

“Ketika melihat bendera Sang Saka Merah Putih, itu tidak hanya sebatas kain. Di dalam bendera itu ada sejarah, ada perjuangan, ada pengorbanan, ada darah, dan ada cita-cita para pahlawan kita,” ungkapnya.

Ia berharap 54 anggota Paskibraka Sumedang dapat menjalankan amanah dengan sungguh-sungguh dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal untuk tumbuh menjadi generasi muda yang disiplin, berkarakter, nasionalis, serta bermanfaat bagi masyarakat.

“Jaga kehormatan bangsa dan negara. Jadilah generasi muda yang bisa memberikan kontribusi positif bagi daerah, bangsa, dan negara,” pungkasnya. (***Kiki Andriana***)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.