Ambulans Desa di Lebong Sakti Terekam Angkut Pupuk, Bukan Pasien
Ricky Jenihansen August 16, 2026 04:54 PM

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG – Ambulans yang seharusnya digunakan untuk mengangkut pasien justru terpantau digunakan untuk membawa pupuk di Kabupaten Lebong.

Ambulans bertuliskan Kabupaten Lebong, Kecamatan Lebong Sakti dengan nomor polisi BD 9587 HY itu terlihat digunakan untuk mengangkut pupuk pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.

Dalam video yang diterima TribunBengkulu.com, sejumlah pupuk terlihat dipindahkan dari sebuah truk dan dimasukkan ke dalam ambulans tersebut.

Kendaraan yang semestinya digunakan untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat itu diketahui merupakan ambulans Desa Tabeak Dipoa, Kecamatan Lebong Sakti.

Bukan Membawa Pasien, Ambulans Digunakan Angkut Pupuk

Penggunaan ambulans tersebut untuk mengangkut pupuk menjadi sorotan karena fungsi kendaraan tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

Dalam kondisi normal, ambulans digunakan untuk membawa pasien yang membutuhkan pertolongan atau perawatan medis, termasuk untuk kebutuhan pelayanan kesehatan lainnya.

Namun, pada Minggu pagi, kendaraan tersebut justru terlihat digunakan untuk mengangkut pupuk.

Seorang warga yang mengetahui keberadaan kendaraan tersebut membenarkan bahwa ambulans itu merupakan milik Desa Tabeak Dipoa.

“Kalau tidak salah, mobil ambulans itu milik Desa Tabeak Dipoa, dan ambulans itu digunakan mengangkut pupuk,” ujarnya.

Warga tersebut meminta identitasnya tidak disebutkan.

Dinkes: Ambulans Desa Menjadi Tanggung Jawab Pemerintah Desa

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong, Rachman, mengatakan kendaraan tersebut merupakan ambulans desa.

Menurutnya, ambulans itu bukan kendaraan operasional puskesmas maupun rumah sakit.

“Itu ambulans desa. Jadi dibagikan oleh gubernur untuk desa. Bukan ambulans puskesmas maupun rumah sakit,” kata Rachman saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, pengelolaan ambulans desa tersebut berada di bawah tanggung jawab pemerintah desa.

“Jadi tanggung jawabnya desa, bukan Dinkes,” ujarnya.

Terkait penggunaan ambulans tersebut untuk mengangkut pupuk, Rachman meminta hal itu dikonfirmasi langsung kepada Pemerintah Desa Tabeak Dipoa.

“Silakan langsung tanyakan ke desanya,” kata Rachman.



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.