TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabar menggembirakan buat para penggemar gim di Indonesia. Nintendo Switch 2 dan Nintendo Switch akan segera meluncur di pasar Indonesia Desember 2026 ini.
Kabar tersebut disampaikan langsung Executive Officer Nintendo Co., Ltd. Juro Takeuchi dan Nintendo Singapore Pte. Ltd.
"Nintendo Switch dan Nintendo Switch 2 akan resmi diluncurkan di pasar Indonesia pada Desember 2026," kata Kuro Takeuchi dikutip Kontan.
Pemasaran konsol Nintendo di Indonesia akan dilakukan oleh PT Nusantara Interactive Niaga, perusahaan milik Salim Group, yang merupakan partner resmi Nintendo Co., Ltd. di Indonesia.
Sejumlah gim yang akan dipasarkan menggunakan konsol Nintendo Switch 2 antara lain, Mario Kart World, The Legend of Zelda: Breath of the Wild - Nintendo Switch 2 Edition, Nintendo Switch Sports Resort, Pokémon Pokopia, dan Pokémon Legends: Z-A -Nintendo Switch 2 Edition.
Sementara Nintendo Switch akan memboyong gim The Legend of Zelda: Breath of the Wild dan Pokémon Legends: Z-A. Sejumlah judul gim lainnya menurut Nintendo juga akan ikut rilis di Indonesia bersamaan dengan peluncuran kedua konsol.
Baca juga: Daftar Pemain Indonesia di ENC 2026, Turun di 9 Nomor Gim dari Mobile Legends hingga PUBGM
Namun Nintendo eShop belum direncanakan tersedia saat peluncuran. "Informasi lebih lanjut mengenai layanan tersebut akan diumumkan pada kesempatan mendatang," sebut Nintendo.
Nintendo yang berkantor pusat di Kyoto, Jepang, telah menjual lebih dari 870 juta unit perangkat keras dan 6,1 miliar video game di seluruh dunia.
Baca juga: Steam Akui Rating Gim Ngawur Versi IGRS Buntut Bug Teknis
Perusahaan ini juga menciptakan berbagai waralaba seperti Mario, Donkey Kong, The Legend of Zelda, Metroid, Kirby, Animal Crossing, Pikmin, dan Splatoon melalui pendekatan perangkat keras-perangkat lunak yang terintegrasi.
Perusahaan ini berdiri tahun 1889 dengan produksi dan penjualan perdananya kartu permainan Hanafuda. Bisnis perusahaan ini berfokus pada pengembangan, produksi, dan penjualan perangkat keras serta perangkat lunak game.
Laporan Reporter: Francisca Bertha Vistika | Sumber: Kontan