Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG – Ambulans yang semestinya digunakan untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat justru terlihat digunakan untuk mengangkut pupuk di Kabupaten Lebong, Bengkulu.
Ambulans bertuliskan Kabupaten Lebong, Kecamatan Lebong Sakti dengan nomor polisi BD 9587 HY tersebut terpantau membawa pupuk pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.
Dalam video yang diterima TribunBengkulu.com, terlihat sejumlah karung pupuk dipindahkan dari sebuah truk untuk kemudian dimasukkan ke dalam ambulans.
Kendaraan tersebut diketahui merupakan ambulans milik Desa Tabeak Dipoa, Kecamatan Lebong Sakti.
Penggunaan ambulans desa untuk mengangkut pupuk menjadi sorotan karena kendaraan tersebut pada dasarnya disediakan untuk menunjang kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
Dalam kondisi normal, ambulans digunakan untuk membawa pasien yang membutuhkan pertolongan atau perawatan medis, termasuk mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan lainnya.
Namun, pada Minggu pagi, kendaraan tersebut justru terlihat digunakan untuk membawa pupuk.
Baca juga: Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Pengupas Bawang di Bengkulu: Tak Masuk Akal
Seorang warga yang mengetahui keberadaan ambulans tersebut membenarkan bahwa kendaraan itu merupakan milik Desa Tabeak Dipoa.
"Kalau tidak salah, mobil ambulans itu milik Desa Tabeak Dipoa, dan ambulans itu digunakan mengangkut pupuk," ujar warga tersebut.
Warga itu meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong, Rachman, membenarkan kendaraan tersebut merupakan ambulans desa.
Namun, ia menegaskan kendaraan itu bukan ambulans operasional puskesmas maupun rumah sakit.
"Itu ambulans desa. Jadi dibagikan oleh gubernur untuk desa. Bukan ambulans puskesmas maupun rumah sakit," kata Rachman saat dikonfirmasi.
Menurut Rachman, pengelolaan dan penggunaan ambulans desa berada di bawah tanggung jawab pemerintah desa.
"Jadi tanggung jawabnya desa, bukan Dinkes," ujarnya.
Sementara terkait penggunaan ambulans tersebut untuk mengangkut pupuk, Rachman meminta persoalan tersebut dikonfirmasi langsung kepada Pemerintah Desa Tabeak Dipoa.
"Silakan langsung tanyakan ke desanya," kata Rachman.
Konfirmasi dari Pemerintah Desa Tabeak Dipoa terkait penggunaan ambulans tersebut masih diperlukan untuk mengetahui secara jelas alasan dan konteks penggunaan kendaraan tersebut.