Sambut HUT ke-81 RI, Pentas Seni Keberagaman Lintas Agama Digelar di Bandar Lampung
Noval Andriansyah August 16, 2026 06:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Semangat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus pemeliharaan keberagaman masyarakat Lampung akan diwujudkan melalui pagelaran seni dan budaya bertajuk Celebration of the 81st Indonesian Independence Day and Diversity Through Arts and Cultural Performance.

Baca juga: Eva Dwiana Kukuhkan Paskibraka Bandar Lampung, Siap Kibarkan Merah Putih di HUT ke-81 RI

Kegiatan perjumpaan lintas elemen ini dijadwalkan berlangsung di Asilo Hermelink, Bandar Lampung, pada Sabtu (22/8/2026) mulai pukul 08.30 hingga 15.00 WIB. Mengusung pesan utama “Let's fill our independence by nurturing tolerance, harmony, and peace on the land of Lampung”, acara ini difokuskan untuk mengisi kemerdekaan dengan merawat toleransi, kerukunan, dan perdamaian di Bumi Sang Ruwa Jurai.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Krissantus, menyampaikan bahwa pagelaran ini dirancang sebagai ruang perjumpaan inklusif bagi masyarakat dari berbagai latar belakang agama, etnis, dan budaya untuk memperkuat persatuan bangsa.

"Kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan masyarakat lintas agama, etnis, dan budaya untuk memperkuat semangat persatuan dalam keberagaman, sekaligus mengisi momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui seni dan budaya," ujar Krissantus, Minggu (16/8/2026).

Diinisiasi oleh kolaborasi antara Kerawam Keuskupan Tanjungkarang dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Lampung, acara ini turut melibatkan sejumlah tokoh lintas agama serta pimpinan organisasi keagamaan, seperti Uskup Keuskupan Tanjungkarang Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo, Ketua FKUB Provinsi Lampung, dan Ketua DPW Muhammadiyah Lampung.

Pentas kebudayaan tersebut akan menyajikan ragam kekayaan seni tradisional Lampung, mulai dari tarian daerah, ornamen siger, alunan alat musik gamelan, hingga pameran motif kain tradisional. Visualisasi berbagai simbol kebudayaan ini dihadirkan untuk mempertegas pesan persatuan di tengah kebhinekaan.

Penyeleggaraan acara ini juga didukung oleh berbagai lembaga keagamaan dan pendidikan setempat, di antaranya Gereja Paroki Santo Yohanes Rasul Kedaton, Paroki Sta. Maria Immaculata Way Kandis, STIE Gentiaras, serta SD Xaverius 3 Bandar Lampung.

Mengusung semangat United in Diversity, Advancing for Indonesia, pihak penyelenggara berharap momentum ini tidak sekadar menjadi seremoni peringatan kemerdekaan, melainkan mampu mengakar kuat dalam memperkokoh jalinan toleransi dan kerukunan antarwarga di Provinsi Lampung.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.