Mengintip Aksi Yadi Berburu Harta Karun Tersembunyi di Pantai Pangandaran
Dedy Herdiana August 16, 2026 07:35 PM

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Selain menjadi destinasi wisata, Pantai Pangandaran, Jawa Barat juga menjadi ladang rezeki unik bagi sebagian warga. 

Di tengah hamparan pasir dan aktivitas wisatawan, sejumlah orang memilih menyisir pantai untuk mencari benda logam yang tercecer atau mencari logam berharga menggunakan metal detector.

Satu di antaranya Yadi (51), warga Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran. Sejak Minggu (16/8/2026) siang, ia berjalan kaki menyusuri garis pantai dengan membawa sebuah metal detector seri 4080.

Di punggungnya terdapat tas berisi perlengkapan menggali, sementara tangan kirinya menggenggam alat menyerupai cangkul dengan permukaan berlubang yang digunakan untuk menyaring pasir.

Yadi sengaja memilih waktu ketika pantai tidak banyak pengunjung. Kondisi itu membuatnya lebih leluasa menyisir pasir dari satu titik ke titik lainnya.

"Saya cari sewaktu pantainya sepi, gak terlalu ramai. Kalau pagi tadi pasti ramai," ujar Yadi kepada Tribun Jabar di sela-sela aktivitasnya.

Baca juga: Gua Panggung Pangandaran, Jejak Karst dan Kisah Embah Jaga Lautan

Untuk pencarian, biasanya dilakukan dengan berpindah-pindah dari satu titik ke titik lain yang dinilai masih berpotensi.

Cara kerjanya sederhana. Yadi berjalan perlahan sambil mengayunkan cakram metal detector di atas permukaan pasir. Ketika alat mengeluarkan bunyi tit-tit, langkahnya langsung terhenti.

Pasir di titik tersebut kemudian digali dan disaring. Namun, suara dari alat tidak selalu berarti menemukan benda berharga. 

Tak jarang, hasil galiannya hanya berupa tutup botol, paku, potongan seng, atau benda logam lain yang tidak bernilai.

"Ini bukan rakitan, beli online. Ini metal detector seri 4080," katanya.

Menurutnya, penggunaan metal detector membuat proses pencarian jauh lebih efektif dibanding cara manual yang dahulu hanya mengandalkan kaki atau alat pengais berbahan besi.

Benda yang dicari pun bukan selalu sesuatu yang bernilai tinggi. Koin, potongan logam hingga perhiasan milik wisatawan yang terjatuh menjadi target pencariannya.

Pantai menjadi lokasi yang cukup potensial karena aktivitas wisatawan memungkinkan benda seperti cincin dan gelang terlepas, terutama ketika bermain air, berenang, atau beraktivitas di bibir pantai.

Selain metal detector, Yadi pun membawa magnet. Namun, alat tersebut lebih banyak digunakan untuk membantu mencari pasir besi. Untuk menemukan koin dan perhiasan, ia tetap mengandalkan metal detector.

"Magnet juga saya bawa, tapi buat bantu nyari pasir besi aja. Kalau buat koin sama perhiasan tetap andalannya metal detector," ucap Yadi. (*)

 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.