Nasib Ular Piton 3 Meter yang Muncul saat Lahan Pertanian di Karanganyar Dibajak Traktor : Dilepas
Vincentius Jyestha Candraditya August 16, 2026 08:18 PM

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Warga dan pekerja di lahan pertanian dekat Dusun Serut, Kelurahan Popongan, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, dibuat kaget dengan kemunculan ular piton jenis sanca kembang sepanjang sekitar 3 meter, Minggu (16/8/2026) pagi.

Ular tersebut muncul ketika lahan sedang dikerjakan menggunakan traktor. Kemunculan satwa liar berukuran besar itu sontak membuat para pekerja menghentikan aktivitas karena khawatir dengan keberadaannya.

ULAR SANCA - Evakuasi ular sanca ukuran 3 meter di di lahan pertanian dekat Serut, Kelurahan Popongan, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Minggu (16/8/2026). Ular tersebut muncul ketika lahan persawahan sedang dikerjakan menggunakan traktor.
ULAR SANCA - Evakuasi ular sanca ukuran 3 meter di di lahan pertanian dekat Serut, Kelurahan Popongan, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Minggu (16/8/2026). Ular tersebut muncul ketika lahan persawahan sedang dikerjakan menggunakan traktor. (TribunSolo.com/Istimewa)

Ketua Exalos Indonesia Janu Wahyu mengatakan laporan mengenai keberadaan ular tersebut diterima sekitar pukul 09.00 WIB.

"Kami mendapatkan laporan ada ular non berbisa di lahan pertanian dekat Serut, Kelurahan Popongan, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah tadi pagi," kata Janu, Minggu (16/8/2026).

Menurut Janu, ular yang ditemukan merupakan jenis sanca kembang dengan panjang sekitar 3 meter. Ular tersebut terlihat ketika aktivitas pengolahan lahan menggunakan traktor sedang berlangsung.

Baca juga: Kebakaran Lahan di Karanggede Boyolali, Ular Piton Panjang 5 Meter Hangus Terpanggang

"Kemunculan ular berukuran besar itu sontak membuat para pekerja ketakutan dan menghentikan aktivitas mereka, dan buat salah satu pengemudi traktor bernama Agus menghubungi kami," ucap dia.

Mendapat laporan tersebut, anggota tim Exalos Indonesia yang terdiri dari Dwi Sanyoto, Toni dan Triyanto kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.

Dievakuasi dengan Hati-hati

Proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Tim akhirnya berhasil mengamankan ular sanca kembang tersebut tanpa menimbulkan korban.

Kemunculan ular berukuran besar di area pertanian juga menjadi perhatian karena menunjukkan keberadaan satwa liar yang masih berada di sekitar lingkungan aktivitas manusia.

Kemunculan satwa liar di area pertanian menjadi pengingat bahwa habitat ular kerap berada tidak jauh dari aktivitas manusia," kata dia

Baca juga: Nasib Apes TKI Karanganyar, Merantau 3 Tahun di Jepang, Jelang Kepulangan Justru Tewas saat Rekreasi

Setelah berhasil diamankan, ular tersebut tidak akan dipelihara. Exalos Indonesia berencana mengembalikannya ke habitat yang sesuai.

"Ular itu kami akan lepas ke habitatnya, namun sebelumnya kita gunakan untuk sarana edukasi masyarakat," kata dia

Dengan demikian, ular sanca kembang sepanjang sekitar 3 meter tersebut untuk sementara diamankan untuk keperluan edukasi sebelum nantinya dilepas kembali ke habitatnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.