TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika merilis peringatan dini BMKG terkait cuaca Sumatera Barat, Minggu (16/8/2026) malam.
Hujan berintensitas sedang hingga hujan lebat mengguyur lima wilayah kabupaten dan kota sejak pukul 20.30 WIB.
Perkembangan dinamika cuaca Sumatera Barat ini disertai kilat, petir, serta hembusan angin kencang.
Fenomena tersebut melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Pasaman Barat, dan Kota Padang.
Wilayah Kota Padang yang mengalami perubahan cuaca Sumatera Barat mencakup Kecamatan Padang Selatan, Padang Timur, Padang Barat, Padang Utara, Bungus Teluk Kabung, Lubuk Begalung, Kuranji, Nanggalo, serta Koto Tangah.
Baca juga: Gubernur Cek Rekonstruksi GOR H Agus Salim Padang, Targetkan Pekerjaan Fisik Mulai September 2026
Sementara di Kabupaten Pesisir Selatan, hujan mengguyur Ranah Pesisir, Lengayang, Batang Kapas, Koto XI Tarusan, Sutera, dan Linggo Sari Baganti. Di Padang Pariaman meliputi Batang Anai, IV Koto Aur Malintang, dan Batang Gasan.
Di Agam meliputi Tanjung Mutiara, Lubuk Basung, dan Ampek Nagari. Sedangkan di Pasaman Barat meliputi Koto Balingka dan Sungaiaur.
Cakupan cuaca Sumatera Barat berpotensi meluas ke wilayah lain, meliputi:
Kabupaten Pesisir Selatan: IV Jurai, Bayang
Kabupaten Padang Pariaman: Lubuk Alung, Nan Sabaris, VII Koto Sungai Sarik, V Koto Kampung Dalam, Sungai Garingging, Sungai Limau, Ulakan Tapakih, Sintuak Toboh Gadang, V Koto Timur, Enam Lingkung.
Baca juga: Geopark Ranah Minang Silokek Dievaluasi UNESCO, Pemprov Sumbar Siapkan Dukungan
Kabupaten Pasaman Barat: Kinali, Sasak Ranah Pesisir
Kota Pariaman: Pariaman Tengah, Pariaman Utara, Pariaman Selatan, Pariaman Timur
Pihak BMKG Sumatera Barat mengumumkan durasi berlangsungnya potensi hujan tersebut.
"Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pkl 22:30 WIB," tulis Prakirawan BMKG - Sumatera Barat.
Masyarakat diimbau memantau perkembangan cuaca Sumatera Barat melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi dampak guyuran hujan serta angin di lokasi masing-masing. (*)