BI Kalbar Luncurkan QRIS BETANG di Pekan QRIS Nasional 2026, Pacu Transaksi Digital Antarnegara
Nina Soraya August 16, 2026 10:30 PM

 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat meluncurkan Inisiatif QRIS Betang yang merupakan Program Terpadu Aktivasi QRIS Antarnegara, pada Minggu 16 Agustus 2026.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat Doni Septadijaya menjelaskan sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Kalimantan Barat memiliki potensi besar dalam adopsi QRIS Antarnegara.  

“Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat mempelopori perluasan QRIS Antarnegara di Kalimantan Barat melalui inisiatif QRIS BETANG atau Bangun Ekosistem Transaksi Antar Negara,” ungkapnya saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan PQN x Pontianak Carnaval Khatulistiwa (PACAK) x Festival Rupiah Berdaulat (FERBI), di Jl Diponegoro Pontianak, Minggu 16 Agustus 2026.

Peluncuran Inisiatif QRIS BETANG ini turut disaksikan oleh Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan dan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.

Menurutnya QRIS BETANG dirumuskan dalam tiga pendekatan yaitu QRIS BETANG Perbatasan, di mana mengakselerasi digitalisasi pembayaran di area Pos Lintas Batas Negara (PLBN), mulai dari fasilitas pembayaran asuransi Jasa Raharja hingga perluasan di ekosistem pendukung perbatasan, seperti pasar wisata, perhotelan, serta sektor food & beverage.

• Menjelajah Rasa, Mengedukasi Rupiah: Catatan Hari Ketiga QRIS Jelajah Indonesia di Singkawang

“Melanjutkan kesuksesan program Layanan Batas Negara (LENTERA) yang  diinisiasi di PLBN Aruk tahun lalu, kami memperluas program ke tiga PLBN di 2026, yang telah terlaksana di Entikong pada Juni lalu dan akan berlanjut ke Badau pada pekan depan, serta Jagoi Babang.”

Dijelaskannya lagi, pendekatan berikutnya lewat QRIS BETANG Perbankan. Hal ini dimaksudkan untuk mendorong peran industri perbankan dalam perluasan QRIS Antarnegara melalui “perlombaan” QRIS Racing Transaksi Antarnegara (inbound) serta program sosialisasi dan edukasi khusus QRIS Cross-Border untuk QRIS merchant dalam agenda EquatorPayvolution.

Berikutnya pendekatan dengan QRIS BETANG Kegiatan/Komunitas. Hal ini mendorong aktivasi berbasis event melalui kolaborasi multi-stakeholder.

Langkah ini diwujudkan melalui sinergi bersama Untan pada agenda Summer School lintas negara dengan universitas dari Malaysia, serta berkolaborasi dengan ASITA dan OPD dalam mengidentifikasi titik-titik krusial (hotspot) transaksi QRIS Cross-Border.

Doni Septadijaya menjelaskan selama periode Pekan QRIS Nasional tahun 2026, pihaknya telah melakukan koordinasi dan edukasi mengenai QRIS Antarnegara. Lewat kegiatan Refreshment QRIS Antarnegara dan QRIS Tap untuk perbankan.

Dilanjutkan sosialisasi dan edukasi QRIS Antarnegara ke mahasiswa, edukasi QRIS Antarnegara serta FGD pelaku sektor pariwisata yaitu ASITA, asosiasi sewa kendaraan, Disporapar, serta pengelola Pokdarwis.

Dalam kesempatan tersebut Doni menyampaikan di Kalbar saat ini ekosistem digitalisasi pembayaran terus mengalami perkembangan yang menggembirakan.

“Hingga Juni 2026, merchant QRIS mencapai 552.673 angka ini naik 28,94 persen secara year on year, dan didominasi usaha mikro sebesar 74,17 persen,” paparnya.

BI turut mencatat kinerja transaksi QRIS di Kalimantan Barat juga meningkat signifikan. Hingga Juni 2026, akumulasi nilai transaksi mencapai Rp6,5 triliun (112,04 persen yoy) dan volume 62,9 juta transaksi (131,97 persen yoy).

Jumlah pengguna telah mencapai 875,4 ribu (+18,3 persen yoy), atau sekitar 24 persen penduduk dewasa Kalbar.

Doni Septadijaya menyebut sampai dengan akhir tahun nanti target merchant pengguna QRIS adalah sebanyak 600 ribu merchant, sehingga dipastikan target ini pasti akan terlampaui.

Peningkatan akseptasi digital QRIS telah dilakukan bekerjasama dengan di berbagai sektor seperti  transportasi darat melalui implementasi QRISTAP DAMRI.

Lewat transportasi air melalui QRIS SAMPAN Bardan-Siantan, launching QRIS Tap di sektor ritel modern di salah satu pusat perbelanjaan di Kabupaten Kubu Raya. Serta publikasi QRIS Crossborder di Bandara Supadio bertepatan dengan perubahan status bandara internasional.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan turut mengapresiasi inisiatif-inisiatif yang dilakukan oleh Bank Indonesia Kalbar dalam hal perluasan penggunaan QRIS.

- Ikuti Instagram Tribun Pontianak IG TRIBUN

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.