Karnaval Klaten 2026 Angkat Cerita Mataram Kuno, Bupati Hamenang: Datang dan Lihat Keseruannya
Delta Lidina August 16, 2026 10:44 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM, KLATEN – Karnaval Budaya dan Pembangunan Kabupaten Klaten 2026 bakal tampil berbeda dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

Karnaval yang digelar selama dua hari, 18-19 Agustus 2026, itu mengusung tema besar “Mandala Peradaban — Saka Sandyakala, Tumuju Cahaya” dengan mengangkat perspektif Klaten pada masa Mataram Kuno.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengatakan, konsep tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kembali sejarah dan identitas Klaten sebagai salah satu wilayah penting dalam perjalanan peradaban Mataram Kuno.

“Tahun ini akan spesial karena pawai budaya tidak hanya sekadar kecamatan menampilkan atraksi tapi akan ada sesuatu yang menarik yaitu mengangkat tema Mataram kuno atau memperlihatkan perspektif Kabupaten Klaten pada masa lampau zaman mataram kuno, sehingga sangat menarik untuk diikuti,” kata Hamenang.

BUDAYA KLATEN - Rute Karnaval Budaya dan Pembangunan Klaten 2026.
BUDAYA KLATEN - Rute Karnaval Budaya dan Pembangunan Klaten 2026. (Instagram/@hamenang)

Sebanyak 26 kecamatan akan terlibat dalam karnaval budaya pada Selasa (18/8/2026).

Masing-masing kontingen tidak hanya menampilkan pertunjukan seni, tetapi juga membawa cerita mengenai sejarah masa lalu Klaten yang berkaitan dengan Mataram Kuno.

Menurut Hamenang, konsep tersebut menjadi momentum untuk melakukan rebranding Kabupaten Klaten melalui kekayaan sejarah dan budayanya.

“Karnaval budaya nanti tanggal 18 akan menjadi spesial karena kita akan mem-branding Kabupaten Klaten kembali. Di mana kita adalah pusat peradaban peradaban Mataram Kuno,” ujarnya.

Nuansa Mataram Kuno juga akan terlihat dari keterlibatan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Klaten.

Hamenang bersama jajaran Forkopimda akan mengenakan kostum bernuansa Mataram Kuno dan mengikuti rangkaian karnaval menggunakan kereta.

Ia menyebut, kehadiran jajaran pimpinan daerah tersebut sekaligus menjadi cara untuk menyapa masyarakat yang menyaksikan karnaval di sepanjang Jalan Pemuda Klaten.

“Nanti akan ada tampil dari 26 kecamatan dan beberapa yang lainnya menampilkan cerita tentang sejarah masa lalu Kabupaten Klaten Mataram Kuno,” katanya.

“Yang menjadi spesial nanti saya bersama Forkompinda, Pak Kapolresta, Pak Dandim dan semuanya juga ikut memakai kostum Mataram Kuno, kita akan naik kereta, kita sapa warga. Datang dan lihat keseruannya seperti apa,” lanjut Hamenang.

Karnaval budaya akan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB di sepanjang Jalan Pemuda Klaten.

Sementara itu, rangkaian Karnaval Budaya dan Pembangunan dilanjutkan dengan Karnaval Pembangunan pada Rabu (19/8/2026).

Karnaval pembangunan akan menampilkan kendaraan hias dari organisasi perangkat daerah (OPD) dan sejumlah stakeholder.

Setiap kendaraan akan membawa pesan sesuai dengan bidang maupun program masing-masing instansi.

Menariknya, Hamenang juga memastikan dirinya akan kembali ikut tampil dalam rangkaian karnaval pembangunan tersebut.

“Seperti biasanya akan ada banyak mobil-mobil hias yang membawa pesan-pesan sesuai dengan OPD dan stakeholder yang ada. Dan yang tambah menarik, kami juga akan ikut tampil nanti,” ungkapnya.

Karnaval tahun ini juga menghadirkan penampilan khusus dari Akademi Angkatan Udara (AAU) DI Yogyakarta.

Drumband AAU dijadwalkan membuka Karnaval Pembangunan Klaten 2026.

Hamenang mengatakan, kehadiran drumband AAU tersebut merupakan bagian dari respons terhadap aspirasi masyarakat yang menginginkan penampilan tersebut hadir dalam rangkaian karnaval.

“Ada. Nanti akan dibuka oleh drumband dari AAU seperti request dari warga masyarakat beberapa catatan terakhir,” pungkasnya. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.