HUT ke-81 RI, Pemprov Kaltim Gelar Festival Merah Putih, Ada Penampilan dari Raim Laode!
Briandena Silvania Sestiani August 16, 2026 11:19 PM

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyiapkan rangkaian kegiatan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 2026.

Tahun ini, perayaan tetap digelar dengan sejumlah agenda meski pemerintah daerah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah Festival Merah Putih yang akan berlangsung selama dua hari, yakni 22-23 Agustus 2026, di Lapangan Parkir Convention Hall Samarinda.

Festival ini menjadi salah satu bentuk perayaan setelah pelaksanaan upacara HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026.

Berbeda dengan perayaan tahun sebelumnya yang menghadirkan konser besar, Pemprov Kaltim memilih konsep kegiatan yang lebih berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

Festival Merah Putih akan diisi bazar lebih dari 50 UMKM, sembako murah, layanan kesehatan gratis, layanan administrasi kependudukan, perpustakaan keliling, fun walk, hingga berbagai perlombaan dan hiburan.

Baca juga: HUT ke-81 RI di Balikpapan Digelar Sederhana, Pemkot Bersiap Luncurkan Car Free Day di 5 Titik

Tidak hanya itu, festival tersebut juga akan melibatkan berbagai organisasi dan komunitas.

Pada malam penutupan, masyarakat akan mendapatkan hiburan berupa penampilan artis nasional Raim Laode. Kehadiran penyanyi dan komika tersebut menjadi salah satu agenda hiburan dalam rangkaian Festival Merah Putih Kaltim 2026.

Festival Merah Putih Digelar 22-23 Agustus 2026

Dikutip dari laman kaltimprov.go.id, Festival Merah Putih menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RI yang disiapkan Pemprov Kaltim. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu-Minggu, 22-23 Agustus 2026, berlokasi di Lapangan Parkir Convention Hall Samarinda.

Pelaksanaan festival dirancang tidak sekadar menjadi kegiatan hiburan. Pemprov Kaltim mengarahkan kegiatan tersebut agar memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal, komunitas, organisasi masyarakat, serta generasi muda untuk berpartisipasi dalam perayaan kemerdekaan.

Salah satu agenda utamanya adalah bazar yang akan melibatkan lebih dari 50 UMKM.

UMKM atau usaha mikro, kecil, dan menengah menjadi salah satu sektor yang diberikan ruang dalam kegiatan tersebut untuk memperkenalkan sekaligus menjual produk kepada masyarakat.

Selain bazar UMKM, masyarakat juga dapat menemukan berbagai kegiatan pelayanan publik dan kegiatan sosial. Agenda yang disiapkan antara lain penjualan sembako murah, layanan kesehatan gratis, layanan administrasi kependudukan, serta perpustakaan keliling.

Dengan konsep tersebut, Festival Merah Putih tidak hanya diarahkan sebagai panggung hiburan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan masyarakat dengan pelaku UMKM dan layanan pemerintah.

Tidak Ada Konser Besar seperti Tahun Sebelumnya

Pemprov Kaltim menyebut pelaksanaan perayaan HUT ke-81 RI tahun ini memiliki perbedaan dibandingkan tahun sebelumnya. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran 2026, pemerintah daerah tidak kembali menggelar konser besar.

Sebagai gantinya, konsep perayaan dikemas dalam Festival Merah Putih yang menggabungkan kegiatan ekonomi masyarakat, pelayanan publik, olahraga, perlombaan, komunitas, serta hiburan.

Kepala Diskominfo Kaltim menjelaskan bahwa perubahan konsep tersebut tidak dimaksudkan untuk mengurangi semangat masyarakat dalam memperingati kemerdekaan.

"Intinya tidak mengurangi semangat kita mengisi kemerdekaan. Yang penting kumpul silaturahmi dan memberdayakan UMKM," terang Kepala Diskominfo Kaltim dalam Jumpa Pers bersama awak media, Kamis (13/8/2026) sore.

Pernyataan tersebut sekaligus menggambarkan arah kegiatan yang ingin dibangun Pemprov Kaltim. Perayaan kemerdekaan tetap dilakukan, tetapi kegiatan lebih diarahkan agar masyarakat dan pelaku usaha lokal dapat memperoleh manfaat secara langsung.

Beragam Kegiatan Disiapkan Selama Festival

Festival Merah Putih Kaltim 2026 akan menghadirkan sejumlah kegiatan yang menyasar berbagai kelompok masyarakat. Selain bazar UMKM dan sembako murah, terdapat pula fun walk atau kegiatan berjalan santai yang dapat diikuti masyarakat sebagai bagian dari aktivitas olahraga dan rekreasi.

Kegiatan pelayanan publik juga menjadi bagian dari festival. Pemprov Kaltim menyiapkan layanan kesehatan gratis dan layanan administrasi kependudukan. Kehadiran layanan administrasi kependudukan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengakses sejumlah pelayanan dokumen kependudukan dalam rangkaian acara.

Perpustakaan keliling juga akan hadir untuk memberikan akses bacaan kepada masyarakat. Sementara itu, suasana perayaan kemerdekaan akan diperkuat dengan lomba-lomba khas Agustusan.

Tidak berhenti di sana, agenda juga mencakup kompetisi Paskibraka, parade band, dan olahraga tradisional. Dengan susunan tersebut, Festival Merah Putih melibatkan unsur hiburan, olahraga, pelayanan masyarakat, kegiatan ekonomi, hingga pelestarian aktivitas tradisional.

Raim Laode Tampil pada Malam Penutupan

Salah satu agenda hiburan yang disiapkan dalam Festival Merah Putih adalah penampilan artis nasional Raim Laode.

Plt Kepala BPOD Setdaprov Kaltim, Imanuddin, menjelaskan bahwa pelaksanaan perayaan HUT RI 2026 dilakukan melalui kolaborasi dengan sejumlah pihak. Beberapa di antaranya adalah KORMI, Dekranasda, PKK, serta KADIN Kaltim.

Kolaborasi tersebut turut menghadirkan hiburan dan penampilan Raim Laode pada malam penutupan festival.

Artinya, penampilan Raim Laode dijadwalkan menjadi bagian dari rangkaian acara pada 23 Agustus 2026, yang merupakan hari terakhir Festival Merah Putih Kaltim di Lapangan Parkir Convention Hall Samarinda.

Kehadiran artis nasional tersebut melengkapi rangkaian kegiatan yang sejak awal tidak hanya berisi hiburan. Masyarakat dapat mengikuti berbagai aktivitas yang telah disiapkan selama dua hari sebelum menikmati pertunjukan pada malam penutupan.

Puncak HUT ke-81 RI Digelar di Stadion Kadrie Oening

Sebelum Festival Merah Putih digelar, Pemprov Kaltim juga telah menyiapkan sejumlah agenda resmi untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Puncak peringatan tingkat Provinsi Kalimantan Timur akan dilaksanakan pada 17 Agustus 2026 di Stadion Kadrie Oening Samarinda. Dalam upacara tersebut, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dijadwalkan bertindak sebagai inspektur upacara.

Inspektur upacara merupakan pejabat yang memimpin jalannya upacara secara keseluruhan. Dalam konteks upacara peringatan HUT RI, posisi tersebut menjadi bagian penting dalam prosesi kenegaraan.

Selain upacara detik-detik Proklamasi, rangkaian peringatan juga mencakup upacara penurunan bendera Merah Putih.

Namun, rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI di Kaltim tidak hanya berlangsung pada 17 Agustus. Sejumlah agenda telah dimulai sejak 13 Agustus 2026.

Ada Peringatan Hari Veteran hingga Pengukuhan Paskibraka

Rangkaian kegiatan yang disiapkan Pemprov Kaltim mencakup sejumlah agenda sebelum dan sesudah puncak peringatan 17 Agustus.

Kegiatan tersebut antara lain peringatan Hari Veteran Nasional, pengukuhan Paskibraka, Apel Kehormatan dan Renungan Suci, serta pemberian Satya Lencana Karya Satya kepada 414 Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Jumat, 14 Agustus 2026.

Satya Lencana Karya Satya merupakan tanda kehormatan yang diberikan kepada ASN sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan masa kerja tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.

Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa peringatan HUT RI tingkat Provinsi Kaltim tidak hanya berpusat pada upacara pengibaran dan penurunan bendera. Sejumlah agenda penghormatan terhadap veteran, pengukuhan petugas upacara, hingga penghargaan bagi ASN juga menjadi bagian dari peringatan.

Festival Melibatkan Organisasi dan Komunitas

Dalam pelaksanaan Festival Merah Putih, Pemprov Kaltim menggandeng sejumlah organisasi dan kelompok masyarakat.

Imanuddin menyebut kolaborasi dilakukan bersama KORMI, Dekranasda, PKK, dan KADIN Kaltim. KORMI atau Komite Olahraga Masyarakat Indonesia merupakan organisasi yang bergerak dalam pengembangan olahraga masyarakat, sementara Dekranasda berkaitan dengan pengembangan kerajinan daerah.

PKK menjadi salah satu organisasi kemasyarakatan yang berperan dalam pemberdayaan keluarga, sedangkan KADIN Kaltim merupakan bagian dari Kamar Dagang dan Industri yang mewadahi dunia usaha.

Keterlibatan berbagai pihak tersebut membuat Festival Merah Putih dirancang dengan kegiatan yang cukup beragam. Ada kegiatan ekonomi melalui bazar UMKM, kegiatan sosial melalui layanan kesehatan, kegiatan pelayanan publik, olahraga, kesenian, hingga hiburan.

Mendorong UMKM dan Aktivitas Ekonomi Masyarakat

Salah satu fokus utama Festival Merah Putih adalah memberikan ruang kepada UMKM lokal.

Lebih dari 50 UMKM akan dilibatkan dalam bazar. Kehadiran bazar ini menjadi bagian penting karena pelaku usaha dapat memperkenalkan produk mereka secara langsung kepada masyarakat yang datang ke lokasi festival.

Konsep tersebut sejalan dengan penjelasan Kepala Diskominfo Kaltim bahwa perayaan kemerdekaan tahun ini tetap diarahkan agar masyarakat dapat berkumpul dan bersilaturahmi sekaligus memberdayakan UMKM.

Selain bazar, agenda sembako murah juga disiapkan. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat dalam rangkaian perayaan HUT RI.

Pemprov Kaltim juga menyiapkan layanan kesehatan gratis dan administrasi kependudukan. Dengan demikian, festival tidak hanya menjadi tempat masyarakat menikmati hiburan, tetapi juga menghadirkan sejumlah layanan yang dapat dimanfaatkan warga.

Pesan Pemprov Kaltim dalam Perayaan HUT RI 2026

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemprov Kaltim mengajak masyarakat memperingati kemerdekaan dengan semangat gotong royong. Masyarakat juga didorong untuk mendukung UMKM lokal dan memberikan ruang kepada generasi muda serta komunitas untuk berkreasi.

Perayaan HUT ke-81 RI di Kaltim tahun ini pada akhirnya dikemas melalui sejumlah kegiatan dengan skala dan bentuk yang berbeda. Upacara tetap menjadi agenda utama pada 17 Agustus 2026 di Stadion Kadrie Oening Samarinda, sementara Festival Merah Putih menjadi salah satu kegiatan lanjutan pada 22-23 Agustus 2026.

Festival tersebut menghadirkan bazar lebih dari 50 UMKM, sembako murah, fun walk, layanan kesehatan gratis, pelayanan administrasi kependudukan, perpustakaan keliling, lomba Agustusan, kompetisi Paskibraka, parade band, olahraga tradisional, hingga hiburan dari artis nasional.

Penampilan Raim Laode dijadwalkan pada malam penutupan, 23 Agustus 2026, sebagai bagian dari hiburan yang dihadirkan melalui kolaborasi Pemprov Kaltim dengan berbagai pihak.

Imanuddin menegaskan bahwa peringatan tahun ini diharapkan tetap memiliki manfaat bagi masyarakat meskipun dilaksanakan dengan konsep yang lebih sederhana.

“Meski sederhana, peringatan HUT RI tahun ini diharapkan tetap memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat serta menjadi momentum memperkuat persatuan dan semangat kebangsaan,” tutup Iman.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.