TRIBUN-MEDAN.com - Viral pengantin wanita kabur setelah menyelesaikan upacara pernikahan dan dalam perjalanan pulang bersama mempelai pria.
Sedangkan pengantin pria mengaku dipukuli oleh sekelompok orang sebelum mereka membawa kabur pengantin wanita.
Kini pengantin wanita beserta perhiasan dan sejumlah barang lainnya hilang, hingga membuat pengantin pria murka.
Dilansir dari India Today, Minggu (16/8/2026) kejadian ini diketahui terjadi di Gopalganj, Bihar, India.
Pengantin pria yang diidentifikasi sebagai Dilip Kumar diketahui seorang warga distrik Agra, Uttar Pradesh, India.
Dilip Kumar menikahi seorang wanita yang telah tinggal di sekitar rumahnya selama beberapa tahun.
Sebelum pesta pernikahan digelar, Dilip mengaku menyerahkan uang sekitar Rp20 jutaan untuk keperluan pernikahan tersebut.
Namun kini istrinya kabur beserta perhiasan dan beberapa uang yang telah ia habiskan untuk pesta pernikahan.
Dilip Kumar beserta keluarganya menuding bahwa pengantin wanita melakukan penipuan dan menjebak mereka dalam pernikahan.
Kini Dilip dan keluarganya melaporkan kasus tersebut ke kantor polisi setempat.
Polisi disebut tengah melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.
Menurut laporan media, kejadian bermula ketika Dilip dan keluarganya semakin mengenal wanita tersebut.
Wanita itu kemudian disebut menawarkan untuk mencarikan pasangan bagi Dilip.
Namun Dilip dan keluarganya sepakat untuk menikahi wanita tersebut.
Akhirnya rencana pernikahan disepakati oleh kedua belah pihak keluarga.
Namun, sebelum pernikahan berlangsung, keluarga Dilip diminta membayar uang sekitar Rp20 jutaan atas nama biaya pernikahan.
Keluarga tersebut kemudian memberikan uang sesuai permintaan.
Setelah kesepakatan tercapai, Dilip bersama keluarganya berangkat ke Gopalganj untuk melangsungkan pernikahan.
Menurut keterangan keluarga, mereka bahkan tinggal di sebuah hotel selama kurang lebih lima hari untuk mempersiapkan seluruh rangkaian acara.
Pernikahan kemudian digelar di sebuah aula yang berada di kompleks kuil.
Upacara pernikahan berlangsung sebagaimana mestinya. Dilip dan wanita tersebut resmi menjadi pasangan suami istri.
Suasana bahagia pun sempat dirasakan keluarga Dilip setelah prosesi pernikahan selesai.
Setelah acara, pasangan tersebut kembali ke hotel.
Sebuah mobil kemudian disiapkan untuk mengantar pengantin baru dan keluarga Dilip pulang ke rumah.
Keluarga Dilip mengira perjalanan tersebut akan menjadi awal kehidupan baru bagi pasangan itu.
Namun, situasi berubah ketika mereka berada di tengah perjalanan.
Dilip mengaku, beberapa orang tiba-tiba datang menggunakan sepeda motor dan menghadang rombongan mereka.
Menurutnya, orang-orang tersebut kemudian menyerang dan memukuli Dilip serta sejumlah anggota keluarganya.
Dalam kondisi tersebut, Dilip dan keluarganya disebut tidak sempat berbuat banyak.
Mereka mengaku terkejut ketika orang-orang tersebut justru membawa pengantin wanita pergi dari lokasi kejadian.
Dilip juga menuding pengantin wanita membawa sejumlah perhiasan dan barang lainnya saat meninggalkan rombongan.
Keluarga Dilip yang merasa dirugikan akhirnya mendatangi kantor polisi untuk melaporkan kejadian tersebut.
Mereka meminta polisi mengusut dugaan penipuan, penyerangan, serta hilangnya uang, perhiasan dan barang-barang yang dibawa pengantin wanita.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui kronologi sebenarnya dan memastikan pihak-pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut.
(cr19/tribun-medan.com)