Nekat Melawan Pakai Gunting, Maling Bengkel Kosong di Anduonohu Kendari Babak Belur Dihajar Warga
Sitti Nurmalasari August 16, 2026 11:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI – Seorang pria berinisial MR (30) tertangkap basah saat diduga hendak melancarkan aksi pencurian di rumah kosong bekas bengkel.

Insiden ini berlokasi di Jalan Belimbing, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (16/8/2026) sekira pukul 15.00 Wita.

Jaraknya dengan Markas Polsek Poasia di Jalan Badak, Kelurahan Rahandouna sekira 1,2 kilometer (km) atau 5 menit berkendara.

Aksi nekat pelaku pencurian berujung babak belur setelah dipergoki oleh warga setempat. 

Tak hanya itu, MR yang sempat bersembunyi di balik pintu berusaha menyerang warga menggunakan sebilah gunting saat akan diamankan.

Baca juga: Gagal Curi Motor Karena Kunci Pengaman, Maling di Kadia Kendari Malah Preteli Suku Cadang

Salah seorang warga yang ikut menangkap pelaku, Suharjidan (31), menceritakan kecurigaan berawal dari lokasi bekas bengkel tersebut lantaran kawasan itu sering menjadi sasaran pencurian. 

Saat mengecek ke dalam bangunan, mereka menemukan karung berisi berbagai peralatan bengkel yang sudah siap diangkut pelaku.

"Saya diajak iparku Arul karena katanya sering terjadi pencurian di rumah kosong, ternyata benar ada. Jam 3 sore tadi kita masuk dan ada karung yang berisi alat-alat bengkel," jelasnya, Minggu (16/8/2026).

Ketika menyisir area dalam rumah, warga mendapati pelaku MR tengah bersembunyi di balik pintu. 

Mengetahui keadaannya terdesak, pelaku langsung melayangkan serangan ke arah Arul menggunakan gunting. 

Baca juga: Bekuk Pelaku Pencabulan di Baruga Kendari, Tim Buser 77 Ungkap Modus Berawal dari Pencurian

Suharjidan yang berusaha melindungi iparnya pun ikut terkena sabetan benda tajam tersebut.

Perlawanan pelaku memancing emosi warga hingga akhirnya MR berhasil dilumpuhkan oleh tiga orang warga di lokasi kejadian.

"Dia sembunyi di belakang pintu, sempat mau menikam pakai gunting iparku. Karena dia melawan, terus kita pukul sekitar tiga orang, lalu kita ikat di pohon baru lapor polisi," jelasnya.

Akibat insiden perlawanan tersebut, Suharjidan mengalami luka pada bagian hidung serta luka memar di siku kanan. 

Pelaku MR yang tak berkutik setelah diikat di pohon kemudian diserahkan ke pihak kepolisian. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ahlun Wahid)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.