TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Masyarakat terdampak bencana menggelar upacara bendera dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Gunung Nago, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Senin (17/8/2026).
Meski masih berjuang keras untuk terus bangkit dari dampak bencana yang melanda, suasana khidmat dan semangat peringatan HUT ke-81 RI sangat terasa di lokasi tersebut.
Keterbatasan kondisi tak surutkan antusiasme warga untuk berkumpul, mengibarkan Sang Saka Merah Putih dengan penuh rasa haru.
Tema yang diangkat dalam upacara yakni Basurah Alam "Dari bencana, kita belajar. Dari perjuangan, kita bangkit."
Kawasan Gunung Nago merupakan salah satu daerah terdampak bencana banjir bandang akhir November 2025 lalu.
Baca juga: Upacara HUT ke-81 RI di Balaikota Padang, Fadly Amran Kenakan Pakaian Adat Minangkabau
Banyak rumah warga yang luluh lantak, termasuk lahan pertanian hingga fasilitas umum seperti jembatan Gunung Nago.
Pantauan TribunPadang.com di lapangan sekira pukul 07.36 WIB, untuk pelaksanaan upacara bendera belum dimulai.
Akan tetapi, peserta upacara yang berasal dari penyintas banjir bandang, Lembaga Pengelola Sampah (LPS) Dubalang Kota Padang, Kelompok Siaga Bencana (KSB), dan lain sebagainya.
Para peserta sempat menggelar latihan ulang sebelum upacara dimulai, termasuk gladi pengibaran Sang Saka Merah Putih.
Pengibaran bendera, pembacaan teks proklamasi, hingga pembacaan UUD 1945 tampak diambil alih oleh LPS Padang.
Baca juga: Sambut HUT ke-81 RI, Polres Padang Panjang Gelar Aksi Donor Darah, Kapolres: Bantu Selamatkan Nyawa
Di lokasi, tampal bekas banjir bandang seperti kayu-kayu dan batu besar masih terlihat jelas.
Namun pada sisi sungai, terlihat sudah dinormalisasi kembali. Tanggul dari batu besar yang terbawa saat banjir juga tersusun rapi di pinggir sungai.
Air yang mengalir juga jernih, berarus pelan, seiring cuaca yang cerah pada Senin pagi.
Pada kawasan upacara, beberapa rumah tampak rusak akibat bencana akhir November 2025 lalu.
Sementara jembatan Gunung Nago tampak masih belum dibangun. Sebelum bencana, jembatan tersebut dimanfaatkan warga sebagai akses lalu lintas, baik dengan berjalan kaki maupun kendaraan.
Hingga pukul 07.20 WIB, upacara selesai dilaksanakan di kawasan Gunung Nago, Kecamatan Pauh, Kota Padang.
Sementara itu, upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-81 juga digelar di Lapangan Balaikota Padang, kawasan Aia Pacah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Senin (17/8/2026).
Upacara tersebut dihadiri Wali Kota Padang Fadly Amran, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, serta sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Padang.
Pantauan TribunPadang.com sekitar pukul 07.30 WIB, para peserta upacara masih melakukan persiapan sebelum prosesi dimulai.
Peserta upacara terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, Dinas Perhubungan, camat dan lurah se-Kota Padang, ASN, hingga pelajar.
Sejumlah tamu undangan juga telah menempati tenda yang disediakan di sekitar lapangan upacara. Tenda tersebut tampak dihiasi ornamen khas pernikahan Minangkabau.
Sekitar pukul 07.50 WIB, jajaran pimpinan dan tamu kehormatan mulai memasuki lapangan upacara.
Wali Kota Padang Fadly Amran tampak mengenakan pakaian adat Minangkabau Taluak Balango berwarna hitam, lengkap dengan saluak berwarna cokelat.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion juga mengenakan Taluak Balango berwarna hitam dengan penutup kepala berupa peci.
Adapun sejumlah unsur Forkopimda mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU) dari instansi masing-masing.
Dalam upacara tersebut, Fadly Amran bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara komandan upacara berasal dari unsur Polri dan TNI.
Komandan upacara, AKP Prata Yudha, melaporkan kesiapan pelaksanaan upacara kepada inspektur upacara.
"Izin lapor, upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 siap dilaksanakan," kata komandan upacara.
"Lanjutkan," jawab Fadly Amran selaku inspektur upacara.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan teks Proklamasi oleh Ketua DPRD Kota Padang Muharlion.
Setelah itu, pasukan pengibar bendera melaksanakan prosesi pengibaran Sang Merah Putih.
Usai pengibaran bendera, rangkaian upacara dilanjutkan dengan pembacaan Pancasila dan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Prosesi berikutnya yakni pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dan pembacaan keputusan Presiden Republik Indonesia.
Rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 RI di lingkungan Pemko Padang kemudian ditutup dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah ASN di lingkungan Pemko Padang serta pembacaan doa.(*)