Kisah Alya Mukhabita Putri Irnggri, Pembawa Baki HUT ke-81 RI di Bengkulu yang Ingin Jadi Tentara
Ricky Jenihansen August 17, 2026 12:42 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Puluhan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Bengkulu berdiri dalam formasi sebelum menjalankan tugas pengibaran bendera Merah Putih di Balai Raya Semarak, Kota Bengkulu, Senin (17/8/2026).

Dengan seragam putih yang dikenakan, mereka menjalankan setiap rangkaian tugas dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Prosesi pengibaran berlangsung hingga bendera Merah Putih berhasil dikibarkan di tiang.

Setelah tugas tersebut selesai, suasana berubah menjadi lebih emosional.

Dari pantauan TribunBengkulu.com, puluhan anggota Paskibraka Provinsi Bengkulu kembali ke tempat setelah membubarkan formasi.

Sejumlah anggota Paskibraka terlihat mengeluarkan air mata setelah berhasil menjalankan tugas mengibarkan bendera Merah Putih.

Mereka tampak saling menguatkan satu sama lain dan menghapus air mata rekan-rekannya.

Momen tersebut menjadi bagian dari rangkaian perjuangan mereka setelah menjalani latihan bersama untuk mempersiapkan upacara pengibaran bendera.

Setelah itu, mereka diarahkan untuk foto bersama Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan unsur Forkopimda Provinsi Bengkulu.

Suasana kembali berubah ketika Paskibraka Provinsi Bengkulu 2026 menyanyikan yel-yel di depan Gubernur dan unsur Forkopimda Bengkulu.

Para anggota Paskibraka terlihat bertenaga dan kompak saat menyanyikan yel-yel tersebut.

Di balik rangkaian tugas itu, ada Alya Mukhabita Putri Irnggri, siswi SMAN 1 Kota Bengkulu yang dipercaya menjadi pembawa baki.

Terharu Setelah Tugas Selesai

Alya juga ikut terharu setelah seluruh rangkaian tugas pengibaran bendera selesai.

Bagi Alya, kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang tidak mudah dilupakan.

Terlebih, dirinya harus menjalani latihan bersama anggota Paskibraka lainnya untuk mempersiapkan pelaksanaan upacara pengibaran bendera Merah Putih.

Alya mengaku rasa haru muncul setelah seluruh perjuangan dan latihan yang dijalani bersama akhirnya membuahkan hasil.

Menurutnya, kebersamaan menjadi salah satu hal penting selama mengikuti proses persiapan sebagai anggota Paskibraka.

Berbagai tantangan yang muncul selama latihan dihadapi secara bersama-sama.

Ia dan rekan-rekannya saling membantu ketika mengalami kesulitan sehingga terbentuk kekompakan yang semakin kuat.

“Pengalamannya latihan bersama-sama. Kalau ada kesulitan, selalu saling membantu. Jadi terharu karena teman-teman seperjuangan sudah bekerja sama sampai bisa mengibarkan bendera,” ujar Alya saat ditanya wartawan usai upacara bendera, Senin (17/8/2026).

Perasaan bangga juga dirasakan Alya karena dirinya bisa menjadi bagian dari upacara pengibaran bendera Merah Putih pada momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.

Bagi pelajar kelas XI SMAN 1 Kota Bengkulu itu, menjadi bagian dari Paskibraka bukan sekadar menjalankan tugas saat upacara.

Pengalaman selama mengikuti latihan juga mengajarkannya tentang kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, dan pentingnya menjaga kekompakan.

Dari Latihan hingga Menjadi Pembawa Baki

Kesempatan menjadi pembawa baki menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan Alya sebagai anggota Paskibraka Provinsi Bengkulu 2026.

Ia terpilih dari banyak pelajar hingga dipercaya menjalankan salah satu tugas dalam prosesi pengibaran bendera Merah Putih.

Setelah sukses menjalankan tugas pengibaran, Alya berharap rangkaian tugas Paskibraka berikutnya, termasuk prosesi penurunan bendera, dapat berjalan lancar.

Ia pun berharap seluruh anggota Paskibraka dapat kembali menjalankan tugas dengan baik dan tetap menjaga semangat kebersamaan.

Pengalaman Paskibraka dan Cita-cita Menjadi Tentara

Menariknya, pengalaman menjadi Paskibraka juga semakin memperkuat cita-cita Alya di masa depan.

Saat ditanya mengenai cita-citanya, Alya mengaku ingin menjadi tentara wanita.

“Kalau cita-cita, mau jadi tentara wanita. Semoga saja tercapai,” katanya.

Alya merupakan siswi SMAN 1 Kota Bengkulu dan saat ini duduk di kelas XII.

Ia berharap pengalaman menjadi bagian dari Paskibraka Provinsi Bengkulu 2026 dapat menjadi bekal berharga untuk mewujudkan cita-citanya.

Bagi Alya, kesempatan terpilih dari banyak pelajar hingga dipercaya menjalankan tugas sebagai pembawa baki menjadi sebuah kebanggaan tersendiri.

Ia juga tidak melupakan peran teman-teman seperjuangan yang selama proses latihan terus memberikan dukungan.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan Alya sebagai pelajar sekaligus anggota Paskibraka Provinsi Bengkulu 2026.

Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.