TRIBUNJATIM.COM - Formula baru yang diterapkan Ruben Amorim mulai menunjukkan tanda-tanda positif di AC Milan.
Setelah melewati tiga laga pramusim tanpa kemenangan, Rossoneri akhirnya meraih hasil meyakinkan saat menghadapi Manchester United.
Sebelumnya, keputusan AC Milan menunjuk Amorim sebagai pelatih sempat menuai keraguan.
Rekam jejaknya saat menangani Manchester United menjadi salah satu alasan munculnya pertanyaan tersebut.
Keraguan itu semakin terasa setelah AC Milan gagal menang dalam tiga pertandingan pramusim pertama.
Mereka hanya mengantongi dua hasil imbang dan satu kekalahan.
Namun, situasi berubah ketika Rossoneri bertemu Manchester United pada laga keempat.
AC Milan mampu mengalahkan klub asal Inggris tersebut dengan skor meyakinkan.
Hasil itu menjadi suntikan kepercayaan diri bagi pasukan Amorim sekaligus memberikan gambaran awal mengenai formula baru yang mulai dibangun sang pelatih di San Siro.
Rossoneri tak cuma menang 2-4, mereka juga comeback dari ketertinggalan dan mengubahnya menjadi kebangkitan membanggakan.
Optimisme pun mulai muncul dari sisi Setan Merah Italia.
Bahkan dari sisi pemain yang dibuah posisi bermainnya, kesan yang muncul tetap positif.
Salah satunya adalah Samuel Chukwueze yang kini harus mulai membiasakan diri berperan sebagai wing back kanan.
Padahal di era kepelatihan sebelumnya, Chukwueze selalu dipasang sebagai winger kanan.
Baca juga: Bola Terpopuler: Rodri Naik Pesawat Murah ke Inggris hingga Fans AC Milan Desak Mike Maignan Dicopot
Baca juga: AC Milan Bakal Kecipratan Untung dari Transfer Tijjani Reijnders ke Al Qadsiah
Namun di era Ruben Amorim, pemain asal Nigeria itu diubah posisi bermainnya.
Ia kini menghuni pos wing back kanan yang mengharuskannya lebih aktif membantu pertahanan.
Meski demikian, perubahan posisi itu tak membuat Chukwueze sedih atau kecewa.
Sebaliknya, ia malah sangat senang dengan itu lantaran dirinya bisa membantu tim lebih baik.
Sebagaimana yang ditampilkannya saat menghadapi Manchester United.
Permainannya di sektor kanan membuat AC Milan menjadi lebih seimbang dalam menyerang dan bertahan.
Bahkan gol kedua dan ketiga Rossoneri di pertandingan melawan Setan Merah berasal dari kontribusi assist sang pemain.
Peran besar yang diberikan kepada Chukwueze tampaknya tak akan mendapatkan pertentangan dari sang pemain sendiri.
Baca juga: Mike Maignan Kembali Bikin Milanisti Murka, Fans AC Milan Minta Ban Kapten Dicopot
"Jelas saya senang dengan performa saya," kata Chukwueze dikutip dari Gazzetta dello Sport.
"Memang saya harus beradaptasi dengan posisi baru ini karena saya tidak pernah memainkannya di sepanjang karier saya."
"Sebagai pesepak bola, ketika pelatih menginginkan Anda bermain di satu posisi, Anda harus melakukannya dengan percaya pada diri sendiri dan pelatih karena dia tahu yang dia inginkan."
"Jadi saya hanya terus bekerja keras dan percaya kepada diri sendiri bahwa saya bisa melakukannya. Saya memandangnya sebagai sebuah kesempatan yang harus diambil. Ini sulit, tetapi saya percaya saya bisa melakukannya," sambungnya.
AC Milan kini tinggal menanti tanggal pertandingan di Liga Italia dimulai.
Mereka percaya diri menyambut musim dengan satu-satunya kemenangan yang diraih atas Manchester United.
Rossoneri akan berhadapan dengan Torino di pertandingan pertama mereka pada 24 Agustus mendatang.
Pasukan Ruben Amorim akan menguji keampuhan skema terbarunya di markas lawan.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Tribunjatim.com