TelkomGroup Pulihkan 85 Persen BTS Pascagempa yang Guncang Wilayah NTT
Muh. Abdiwan August 17, 2026 02:22 PM

TRIBUN-TIMUR.COM - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus mempercepat pemulihan layanan telekomunikasi dan digital setelah gempa bumi melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8).

Bencana tersebut sempat mengganggu sejumlah infrastruktur telekomunikasi TelkomGroup yang berdampak terhadap kualitas layanan mobile, fixed broadband, dan layanan digital di beberapa wilayah terdampak.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan kondisi trafik layanan saat ini telah berangsur normal setelah upaya percepatan perbaikan dilakukan bersamaan dengan mulai pulihnya pasokan listrik di sejumlah wilayah.

“Alhamdulillah trafik sudah berangsur normal, walaupun pada awalnya terdapat sekitar 50 persen BTS Telkomsel terganggu, tapi saat ini sejalan dengan upaya percepatan perbaikan yang kami lakukan dan listrik yang mulai kembali, sebagian besar sudah pulih. Telkom berkomitmen untuk melakukan perbaikan secara cepat, aman, dan terkoordinasi sekaligus memperkuat ketahanan jaringan melalui backup,” ujar Dian pada agenda Rakor Penanganan Gempa wilayah Nusa Tenggara Timur, Minggu (16/8).

Hingga saat ini, sebanyak 85 persen dari total 735 site BTS Telkomsel telah kembali beroperasi, sementara jaringan di sejumlah wilayah lainnya masih dalam proses penanganan.

Pemulihan diprioritaskan di wilayah terdampak seperti Nagekeo, Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Alor, Ende, dan Ngada dengan mempertimbangkan kondisi lapangan serta kesiapan infrastruktur pendukung.

Dalam waktu kurang dari 24 jam, sekitar 400 BTS dan 2.600 pelanggan IndiHome atau fixed broadband yang sempat terdampak pada awal gempa juga telah berhasil dipulihkan.

Kondisi layanan IndiHome kini semakin membaik dengan 16.788 atau 98,3 persen dari total 17.062 pelanggan telah kembali terlayani, sementara pelanggan lainnya masih menjalani proses pemulihan secara bertahap.

Dari sisi infrastruktur utama, jaringan backbone TelkomGroup masih berfungsi dengan baik karena didukung jalur cadangan yang menjaga layanan tetap berjalan di tengah kondisi pascabencana.

Namun, putusnya sejumlah fiber optik di darat dan laut menyebabkan kapasitas layanan di beberapa titik mengalami penurunan sehingga TelkomGroup terus melakukan perbaikan terhadap infrastruktur terdampak sekaligus mengoptimalkan jalur cadangan.

Untuk mempercepat proses pemulihan, sebanyak 300 tim teknis TelkomGroup dikerahkan ke berbagai wilayah terdampak untuk melakukan asesmen, pemulihan jaringan, dan penanganan infrastruktur pendukung.

Tim teknis tersebut bekerja secara bertahap dengan memprioritaskan titik-titik terdampak dan tetap mengutamakan keselamatan personel serta masyarakat di sekitar lokasi.

TelkomGroup juga memaksimalkan sumber daya listrik mandiri berupa genset bergerak dan genset tetap di masing-masing area untuk menjaga keberlangsungan layanan sembari menunggu pasokan listrik kembali normal.

Dalam proses pemulihan tersebut, TelkomGroup turut memperkuat sinergi dengan Danantara Indonesia, BP BUMN, Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, BUMN, BNPB dan BPBD, TNI/Polri, pemerintah daerah, serta mitra dan relawan.

Kolaborasi tersebut dilakukan untuk mempercepat pemulihan layanan sekaligus memastikan seluruh proses penanganan di lapangan berlangsung aman dan terkoordinasi.

Sebagai dukungan bagi masyarakat selama masa pemulihan, Telkomsel juga menyediakan Paket Darurat 3GB, 1000 SMS, dan 300 menit telepon seharga Rp1 dengan masa berlaku tujuh hari yang dapat diaktifkan melalui 88820#.

Dian menegaskan konektivitas menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat dalam situasi bencana, baik untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun memperoleh informasi dan dukungan yang diperlukan.

“Kami memahami bahwa di tengah situasi bencana seperti ini, konektivitas menjadi kebutuhan yang semakin vital bagi masyarakat, baik untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun untuk memperoleh informasi dan dukungan yang dibutuhkan. Karena itu, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel, seluruh tim TelkomGroup terus bergerak dan mengerahkan sumber daya yang diperlukan untuk mempercepat pemulihan layanan di wilayah terdampak. Kami akan terus berada di tengah masyarakat dan melakukan yang terbaik agar mereka dapat tetap terhubung dan kembali mendapatkan layanan konektivitas yang optimal,” tutup Dian.

TelkomGroup menyampaikan keprihatinan dan empati kepada seluruh masyarakat yang terdampak gempa bumi di NTT serta memastikan proses pemulihan layanan terus dilakukan hingga konektivitas kembali optimal di seluruh wilayah terdampak.

Untuk informasi dan perkembangan terbaru terkait kondisi layanan serta penanganan bencana, masyarakat dapat menghubungi Hotline Tanggap Bencana TelkomGroup di 0800-111-9000 yang tersedia 24 jam dan bebas pulsa.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.